Design of a Bottled Drinking Water Treatment Unit with a Capacity of 5 M3 / Day on the Campus of Muhammadiyah Tasikmalaya University
Keywords:
air minum, pengolahan air minum, kelayakan ekonomiAbstract
lingkungan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan khususnya bagi kesehatan, sehingga perlu dilakukannya pemantauan terhadap kualitas air dan pengolahan air. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan kualitas air tanah di Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya secara keseluruhan sudah memenuhi baku mutu air minum, namun kandungan total coliform pada 5 titik sampel melebihi ambang batas yang ditentukan. Parameter pH pada titik SA, SB dan SC bersifat asam sehingga air dikategorikan tidak aman dan tidak layak untuk di konsumsi. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya akan memiliki jumlah civitas akademi 6.568 orang dengan kebutuhan air minum sebesar 0,15 l/detik. Kebutuhan air yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, dapat dimanfaatkan oleh Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya untuk membangun unit pengolahan air minum dalam kemasan sebagai sumber dana dan untuk memenuhi kebutuhan air minum secara mandiri. Pembangunan unit pengolahan air minum direncanakan akan dibangun pada lahan seluas 561 m2 yang berlokasi di belakang gedung laboratorium skill Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya dengan rencana pengolahan yang digunakan yaitu alternatif 3 yang terdiri dari 4 unit diantaranya adjuster pH, sand filter, filter karbon aktif, dan Reverse Osmosis. Berdasarkan beberapa kriteria penilaian kelayakan ekonomi, investasi yang layak dilakukan adalah alternatif pengolahan 3, dengan biaya yang diperlukan pada tahun pertama sebesar Rp4.320.031.400; NPV bernilai Rp19.301.211.900; BEP bernilai Rp858.103.400; nilai BCR yaitu 1,69 > 1; dengan pengembalian investasi selama 2 tahun 4 bulan dan harga jual air minum kemasan gelas 240 mL Rp700 per/unit dan botol 600 mL Rp2000, lebih murah dari produk air minum dalam kemasan lainnya yang beredar di pasaran.
Downloads
References
[1] Effendi Hefni, TELAAH KUALITAS AIR, Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius, 2003.
[2] Biro Administrasi Keuangan dan Perencanaan, MASTER PLAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA. Tasikmalaya: Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, 2015.
[3] A. Riyadi, “KARAKTERISTIK AIR TANAH DI KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA,” vol. 8, no. 3, pp. 197–206, 2014.
[4] Kementrian Kesehatan, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia NOMOR 492/MENKES/PER/IV/2010,” Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta, p. MENKES, 2010.
[5] W. Widayat, “APLIKASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR ASIN DESA TARUPA KECAMATAN TAKA BONERATE KABUPATEN SELAYAR,” JAI, vol. 3, no. 1, pp. 113–122, 2007.
