Estimation Of Groundwater Potential Using Schlumberger Configuration Geoelectric Method In Babakanjaya Hamlet, Kedungwuluh Village, Pangandaran District.

Authors

  • Hana Mei Hanifah Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Muhammad Rapi Fauzian Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Yusril Ali Yusron Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Keywords:

Akuifer, Geologi, Metode Geolistrik Resistivitas, Konfigurasi Sclumberger

Abstract

Persediaan air tanah sangat diperlukan dan meningkatnya jumlah penduduk akan menyebabkan pengurangan cadangan air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi lokal, litologi batuan bawah permukaan dan mengetahuikedalaman potensi air tanah. Kondisi geologi Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran mempunyai 3 formasi: formasi kalipucang, formasi jampang dan formasi endapan aluvial. Pengambilan data geologi lokal dilakukan dengan cara pemetaan geologi permukaan dengan 9 stopsite yang menunjukan adanya litologi permukaan endapan aluvial, batupasir, batugamping terumbu, lempung, batu breksi. Geolistrik merupakan metode geofisika yang digunakan untuk mengetahui kondisi geologi bawah permukaan berdasarkan variasi nilai resistivitas jenis batuannya. Prinsip konfigurasi schlumberger jarak pengambilan elektroda (MN/2)< 1/5 jarak elektroda arus (AB/2). Pengambilan data geolistrik dilakukan 3 lintasan: lintasan 1 dengan panjang 170 meter, lintasan 2 dengan panjang 90 meter, lintasan 3 dengan panjang 170 meter. Hasil pengolahan data, interpretasi menggunakan software Res2dinv. lapisan batuan yang diduga sebagai lapisan aquifer yaitu: titik lintasan 1 batuan pembawa air terletak di kedalaman 13.6 – 30,8 meter, titik lintasan 2 batuan pembawa air terletak di kedalaman, 9.12 – 19.6 meter, titik lintasan 3 batuan pembawa air terletak di kedalaman 9.12 – 30.8 meter.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Arli, Y., 2020. Estimasi kedalaman air tanah dengan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger

[2] Asra, A., 2012. Penentuan sebaran akuifer dengan metode tahanan jenis (Resistivity Method) di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

[3] Kodoatie, R.J., 2012. Tata ruang air tanah. Yogyakarta: ANDI.

[4] Nurul Hadi, M. Y. (2023). Estimasi potensi air tanah menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger di Dusun Babakanjaya Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya.

[5] Santoso, S., Suwarti, T., 2002. Pengantar teknik geofisika. Bandung: Departemen Teknik Geofisika ITB.

[6] Schlumberger, 1989. Log interpretation principles/application. Texas: Schlumberger Educational Service.

[7] Supriatna, S., Sarmili, L., Sudana, D., Koswara, A., 1992. Peta Geologi Regional Lembar Karangnunggal, Jawa. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

[8] Telford, W.M.L.P., Geldart, R.E., Sheriff, D.A., Keys, D.A., 1990. Applied geophysics. London: Cambridge University Press.

[9] Verhoef., 1989. Geologi untuk teknik sipil. Jakarta: Erlangga.

[10] Wuryantoro., 2007. Aplikasi metode geolistrik tahanan jenis untuk menentukan letak dan kedalaman akuifer air tanah (studi kasus di Desa Temperak, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah). Semarang: Universitas Negeri Semarang.

[11] Yatini., 2006. Penerapan metode geolistrik sounding untuk mengatasi persoalan air bersih di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pasca gempa tektonik 27 Mei 2006. Yogyakarta: Universitas Pembangunan Nasional.

Downloads

Published

2025-02-01

How to Cite

Estimation Of Groundwater Potential Using Schlumberger Configuration Geoelectric Method In Babakanjaya Hamlet, Kedungwuluh Village, Pangandaran District. (2025). Jurnal Sains, Teknologi Dan Rekayasa, 1(1), 18-24. https://journal.umtas.ac.id/JSTR/article/view/6263