Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas PeusanganKabupaten Bireuen

Authors

  • Nana Irhamni Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Almuslim
  • Siti Saleha Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Almuslim
  • Nuraina Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Almuslim

DOI:

https://doi.org/10.35568/bimtas.v9i1.6884

Keywords:

Faktor, Keberhasilan Pemberian ASI Ekslusif

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif adalah air susu yang didapatkan bayi selama proses menyusui dari Ibunya sendiri, tanpa tambahan cairan lain atau makanan padat dengan pengecualian cairan atau sirup yang terdiri atas vitamin, suplemen mineral, atau obat-obatan. Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan bayi dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross sectional.  Sampel penelitian sebanyak 68 Ibu yang dipilih melalui acidental sampling di Wilayah kerja Puskesma Peusangan. Instrumen yang digunakan adalah tentang pengetahuan dan dukungan suami. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Chie_Square. Bivariat menunjukan ada hubungan faktor pendidikan (p=0,000),faktor pekerjaan (p=0,0,025), faktor jarak kehamilan (p=0,00), faktor pengetahuan (0,006), faktor dukungan suami (0,002). Dapat disimpulkan bahwa semakin ada hubungan antara pendidikan Ibu, pekerjaan Ibu, jarak kehamilan, pengetahuan dan dukungan suami. Disarankan agar tenaga kesehatan lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada Ibu hamil untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif demi mendukung anak yang sehat dan cerdas

Downloads

Published

2024-05-31

How to Cite

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas PeusanganKabupaten Bireuen. (2024). Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, 8(1), 38-47. https://doi.org/10.35568/bimtas.v9i1.6884