HUBUNGAN PERSEPSI IBU TENTANG KOLOSTRUM TERHADAP PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUSANGAN SELATAN KABUPATEN BIREUEN
DOI:
https://doi.org/10.35568/bimtas.v9i1.7284Keywords:
Kolostrum, Perilaku, Persepsi Ibu, Pemberian KolostrumAbstract
Kolostrum adalah suatu cairan yang keluar pada tiga hari pertama setelah kelahiran bayi sebanyak 2-10 ml dalam setiap proses menyusui per harinya. Pemberian kolostrum pada bayi baru lahir sangat penting karena kolostrum mengandung nutrisi dan zat kekebalan tubuh yang dibutuhkan bayi di awal kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi ibu tentang kolostrum terhadap perilaku Ibu dalam pemberian kolostrum pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif surve analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 Ibu nifas yang dipilih melalui Total sampling di Wilayah kerja Puskesmas Peusangan Selatan. Instrumen yang digunakan adalah tentang persepsi Ibu dan Perilaku Ibu. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Chie_Square. Hasil penelitian menunjukkan yang tertinggi menurut umur ibu 30-45 sebanyak 21 responden (65,6%), pendidikan SMA sebanyak 26 responden (81,3%), pekerjaan IRT sebanyak 28 responden (87,5%), perilaku pemberian kolostrum dari 32 responden, dapat diketahui frekuensi tertinggi ibu yang tidak memberikan kolostrum pada bayi baru lahir sebesar 27 responden (84,4%). Bivariat menunjukan hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square diperoleh hasil ρ=0,015. Hal ini menunjukkan ρ-value ≤0,05 yang artinya dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan persepsi Ibu tentang kolostrum terhadap perilaku Ibu dalam pemberian kolostrum pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



