HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN JUMLAH ANAK TERHADAP STATUS GIZI PADA ANAK BALITA USIA 24-60 BULAN DI KEMUKIMAN SIMPANG 4 KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUENTAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.35568/bimtas.v9i1.6874Keywords:
Sosial ekonomi; Jumlah anak; Status Gizi; Balita usia 24-60 bulanAbstract
Sosial ekonomi dan jumlah anak merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi anak balita. Ketidakmampuan memenuhi asupan gizi untuk anak serta jumlah anak >2 dalam rumah menjadi faktor terjadinya malnutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sosial ekonomi dan jumlah anak terhadap status gizi anak usia 24-60 bulan di Kemukiman Simpang 4 Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 114 ibu yang memiliki balita yang dipilih melalui teknik purposive sampling di Kemukiman Simpang 4. Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist dan menggunakan analisis data univariat, bivariat menggunakan uji chi square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil uji statistik bivariat chi square menunjukkan bahwa nilai hubungan sosial ekonomi dan jumlah anak terhadap status gizi anak usia 24-60 bulan berturut-turut p = 0,022 dan p = 0,007. Artinya terdapat hubungan antara sosial ekonomi dan jumlah anak terhadap status gizi anak usia 24-60 bulan. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi sosial ekonomi serta jumlah anak < 2 maka status gizi anak semakin baik. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan kepada orang tua agar pemenuhan nutrisi anak balita dapat terpenuhi dan dapat berdampak pada status gizi anaknya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



