Identifikasi Gaya Pengasuhan Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja Terhadap Perilaku Sosial Anak Usia Dini

Penulis

  • Martheda Maarang Universitas Tribuana Kalabahi
  • Netry Maria Lily Universitas Tribuana Kalabahi
  • Norlianti Lusia Tabun Universitas Tribuana Kalabahi
  • Petrus Mau Tellu Dony Universitas Tribuana Kalabahi

DOI:

https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v9i1.6344

Kata Kunci:

Gaya Pengasuhan Ibu, Perilaku Sosial

Abstrak

Gaya pengasuhan merupakan bentuk perilaku yang diberikan oleh orang dewasa kepada anak dengan memberikan waktu yang berkualitas dengan keluarga dan memberi perhatian kepada anak sebagai bentuk kasih sayang, banyaknya aktivitas bagi ibu bekerja mengurangi waktu berkualitas bersama anak, tetapi ibu tidak bekerja menghabiskan banyak waktu lebih bersama anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya pengasuhan ibu bekerja dan tidak bekerja di Kelurahan Welai Timur-NTT. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan angket berupa Google formulir. Analisis data menggunakan metode analisis statistik deskriptif dianalisis dengan bantuan rumus rata-rata. Hasil penelitian dari 36 responden bahwa gaya pengasuhan yang sering diterapkan adalah pengasuhan demokratis dengan persentase ibu bekerja 46%, permisif 28%, dan otoriter 26% dan ibu tidak bekerja dengan persentase gaya pengasuhan demokartis 42%, permisif 30%, dan otoriter 28%. Anak yang tumbuh dalam pengasuhan demokratis memunculkan energi positif, meningkatkan kreativitas, dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Disarankan untuk menerapkan gaya pengasuhan demokratis pada anak.

Diterbitkan

2025-05-27