Women’s Empowerment as an Effort to Mitigate Dependence on Online Loans through Strengthening Local-Asset-Based UMKM in Sukagalih Village

Authors

  • Suci Zakiah Dewi Tasikmalaya Islamic Institute, Tasikmalaya, Indonesia
  • Suci Nurmatin Tasikmalaya Islamic Institute, Tasikmalaya, Indonesia
  • Astri Nur Islamy Tasikmalaya Islamic Institute, Tasikmalaya, Indonesia
  • Wildan Mahmudin Tasikmalaya Islamic Institute, Tasikmalaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35568/abdimas.v9i1.7511

Keywords:

Women Empowerment, Online Loan Dependency, ABCD approach, Local Assets, UMKM, Financial Literacy

Abstract

This community service program aims to reduce women’s dependence on online loans by strengthening local-asset–based micro, small, and medium enterprises (UMKM) in Sukagalih Village using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. Through the stages of discovery, dream, design, deliver, and destiny, the program identified key community assets—such as skills in food processing and sewing, strong PKK networks, and high motivation—to build a foundation for sustainable economic empowerment. Participants collaboratively formulated a vision of achieving financial stability without borrowing, received practical modules on household financial literacy, food-based MSME training, and basic digital marketing, and gained hands-on experience in production, branding, and online promotion. The program outcomes show significant improvements in women’s understanding of financial management, product development skills, digital marketing practices, and confidence to initiate independent economic activities. The formation of a women’s business group and continued mentoring further strengthened social support systems that reduce risky borrowing behavior. Overall, the findings indicate that asset-based empowerment effectively enhances women’s economic resilience and offers a sustainable strategy for mitigating dependence on online loans in rural communities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, S. (2023). Peningkatan kapasitas perempuan melalui pelatihan UMKM dan pemasaran digital di wilayah pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 112–124.

BPS Kabupaten Garut. (2023). Kabupaten Garut dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik.

Cooperrider, D., & Whitney, D. (2005). Appreciative inquiry: A positive revolution in change. Berrett-Koehler.

Fatimah, N. (2022). Pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku penggunaan pinjaman online pada ibu rumah tangga. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 6(1), 45–56.

Fatimah, S., & Rahmawati, D. (2022). Literasi keuangan perempuan rumah tangga dalam mengelola pendapatan keluarga. Jurnal Ekonomi Rumah Tangga Indonesia, 5(2), 112–124.

Iskandar, A., & Widyastuti, N. (2023). Dampak penggunaan pinjaman online terhadap kondisi sosial ekonomi perempuan di wilayah pedesaan. Jurnal Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 45–57.

7. Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community’s assets. ACTA Publications.

Kusumawati, H., & Pratiwi, R. (2021). Implementasi model ABCD dalam pengembangan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 2(3), 210–219.

Lestari, D., & Hariani, S. (2020). Penguatan kelompok usaha perempuan dalam meningkatkan keberlanjutan ekonomi rumah tangga. Jurnal Pemberdayaan Komunitas, 4(1), 33–47.

Lestari, D., & Wibowo, T. (2023). Tantangan UMKM perempuan di era digital: Studi kasus Jawa Barat. Jurnal Kewirausahaan dan UMKM Modern, 7(1), 90–102.

Maulida, R. (2022). Dampak pembentukan kelompok usaha perempuan terhadap kemandirian ekonomi keluarga. Jurnal Sosiohumaniora, 14(3), 201–213.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Statistik Fintech Lending Tahun 2024. OJK.

Pertiwi, A. (2021). Efektivitas modul sederhana dalam pelatihan kewirausahaan bagi perempuan desa. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 5(2), 98–109.

Ramadhani, R., & Permatasari, D. (2021). Literasi keuangan dan pengaruhnya terhadap perilaku penggunaan pinjaman online di kalangan ibu rumah tangga. Jurnal Ekonomi Digital Indonesia, 3(2), 88–97.

Rosalia, M., & Susanti, Y. (2022). Pemberdayaan perempuan melalui penguatan usaha mikro berbasis potensi lokal. Jurnal Pengabdian Berbasis Gender, 6(4), 301–312.

Rukmini, E. (2021). Pengembangan usaha rumah tangga berbasis keterampilan lokal melalui pendekatan pemberdayaan perempuan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 56–65.

Setiawati, A., & Yuliani, F. (2022). Pengembangan UMKM sebagai strategi peningkatan kesejahteraan keluarga perempuan. Jurnal Pemberdayaan Indonesia, 5(1), 55–67.

Setyaningsih, T. (2022). Pelatihan UMKM berbasis kearifan lokal sebagai strategi pemberdayaan ekonomi perempuan. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 10(3), 149–160.

Suwandi, B. (2020). Partisipasi perempuan dalam penyusunan visi komunitas dan dampaknya terhadap perubahan perilaku ekonomi. Jurnal Pemberdayaan Sosial, 3(1), 21–34.

Wulandari, D., & Kurniawati, N. (2020). Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui UMKM: Studi di Jawa Barat. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi, 3(3), 120–130.

Wulandari, L., & Nurhasanah, N. (2022). Komitmen perempuan dalam perubahan perilaku konsumsi melalui pendekatan partisipatif. Jurnal Studi Gender, 9(2), 87–101.

Yuniarsih, R., & Paramita, S. (2024). Strategi mengurangi ketergantungan masyarakat pada pinjaman online melalui edukasi literasi keuangan. Jurnal Keuangan Mikro Indonesia, 2(1), 30–44.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Women’s Empowerment as an Effort to Mitigate Dependence on Online Loans through Strengthening Local-Asset-Based UMKM in Sukagalih Village. (2026). ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 459-465. https://doi.org/10.35568/abdimas.v9i1.7511