Empowering the KWT Mentari through the Production of Biobriquettes from Nutmeg Waste in Wiyono Village
DOI:
https://doi.org/10.35568/abdimas.v9i1.7133Keywords:
biobriquettes, nutmeg waste, empowermenttAbstract
Wiyono Village, Gedong Tataan District, Pesawaran Regency, has significant agricultural potential, including nutmeg. Often, underutilized nutmeg shell waste can become a source of environmental pollution. This community service program aims to empower members of the Mentari Women's Farmers Group (KWT) through training in the production of biobriquettes from nutmeg waste as a clean and affordable alternative fuel, while simultaneously increasing the participants' economic independence. The program involved 20 KWT members, using theory, hands-on practice, and independent mentoring, with support from lecturers from various study programs and two students. Pre-test and post-test evaluations showed an increase in participants' ability to produce biobriquettes from 50% to 90%. The training results fostered participant enthusiasm, strengthened technical and social capacity, reduced organic waste, and opened up new business opportunities. This program aligns with the principles of sustainable development (SDGs), particularly those related to clean energy, decent work, and inclusive economic growth. This activity can be used as a model for community empowerment based on agricultural waste management.
Downloads
References
BPS. Produksi Perkebunan Rakyat Menurut Jenis Tanaman di Provinsi Lampung (ribu ton) Tahun 2024. 2024. https://lampung.bps.go.id/id/statistics-table/3/Y0hOWWFGZHpPVkpUVjFKUlowVjBhMUI1Wm1aWFp6MDkjMw==/produksi-perkebunan-rakyat-menurut-jenis-tanaman-di-provinsi-lampung--ribu-ton---2024.html
BSN. Standar Nasional Indonesia SNI No. 01.6235-2000 Tentang Briket. 2025. https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/5750-sni01-6235-2000
Damayanti R, Putri D. Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Pengolahan Limbah Pertanian Menjadi Produk Ekonomis. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat. 2019;8(2):112-119.
Hadi S, Susanti D. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Pertanian Menjadi Produk Bernilai Ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2022;10(1):23-30.
Harris I, Yuliana E. Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Pengolahan Limbah Pertanian di Desa Sungai Langka. Jurnal Inovasi Teknologi. 2020;12(4):89-95.
Kakerissa AL. Pemanfaatan Limbah Tempurung Biji Pala sebagai Bahan Bakar Alternatif Briket Arang Biomassa. ALE Proceeding. 2020;3:33-39.
Kusuma HAW. Optimalisasi Pupuk Organik dari Limbah Batang Pisang dan Sabut Kelapa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat. 2023;5(2):45-52.
Sandi T, Setiawan A. Pemanfaatan Limbah Kulit Kakao Sebagai Pupuk Organik Cair Di Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Jurnal Teknologi Pertanian. 2023;15(2):45-52.
Safitri ED. Pembuatan Briket dari Campuran Cangkang Biji Karet dan Tandan Kosong Kelapa Sawit. Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. 2020.
Singal RZ. Pemberdayaan Kelompok Karang Taruna dalam Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2022;7(1):12-20.
Wahidin N, Nuriana S. Bahan Bakar Biobriket Limbah Kelapa dan Kakao. Jurnal Penelitian Universitas Merdeka Madiun. 2024.
Wulandari C, Santoso L. Diversifikasi Produk Olahan Limbah Pertanian untuk Meningkatkan Pendapatan Petani. Jurnal Agribisnis. 2021;18(3):67-74.






