Economic Empowerment through Small-Scale Herbal Liquid Soap Industry Development at Hurriyatul Amiin Islamic Boarding School, Bogor

Authors

  • Sri Handayani Chemical Engineering Study Program, Institut Teknologi Indonesia, South Tangerang City 15314
  • Nur Fadilah Kahfi Chemical Engineering Study Program, Institut Teknologi Indonesia, South Tangerang City 15314
  • Fauziah Fitri Nurhalizah Chemical Engineering Study Program, Institut Teknologi Indonesia, South Tangerang City 15314
  • Mohamad Haifan Engineering Professional Program, Institut Teknologi Indonesia, South Tangerang City 15314
  • Ismojo Mechanical Engineering Study Program, Institut Teknologi Indonesia, South Tangerang City 15314.

DOI:

https://doi.org/10.35568/abdimas.v8i3.6789

Abstract

Pesantren Hurriyatul Amiin, located in Parung, Bogor Regency, is an Islamic boarding school that educates underprivileged students from economically disadvantaged backgrounds. Currently, the pesantren accommodates approximately 30 students who study free of charge. Educational and operational support is provided by the pesantren management and donors. This community service activity aims to empower the pesantren's economy through training and mentoring in developing a small-scale herbal liquid soap industry. The activities consist of: (1) entrepreneurship training for the pesantren management and students; (2) practical training in herbal liquid soap production; and (3) mentoring in preparing production facilities and conducting small-scale industrial production trials. The methods include presentations, discussions, entrepreneurship simulations, practical laboratory soap production, and guidance in building the production room. The results show that the management and students have improved their cognitive and psychomotor skills related to entrepreneurship and herbal soap production. The provision of machinery, equipment, and raw materials facilitated the mentoring process and enabled a 5-liter small-scale production trial. This community service activity has fostered optimism among the pesantren management to sustain continuous production and ensure the financial benefits support pesantren operational costs.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Mohamad Haifan, Engineering Professional Program, Institut Teknologi Indonesia, South Tangerang City 15314

    PSPPI

  • Ismojo, Mechanical Engineering Study Program, Institut Teknologi Indonesia, South Tangerang City 15314.

    Mechanical Engineering

References

Andjar, F. J., Setya, A., Syafridha, A., Dewi, M., Ariesta, P., Arfan, R., & Sofia, S. (2023). Pelatihan keterampilan santripreneur dengan memanfaatkan limbah kain perca dengan ide bisnis buket batik di Pondok Pesantren Al‑Ghuroba Kabupaten Sorong. JAMU: Jurnal Abdi Masyarakat UMUS, 3(2), 138–149. https://doi.org/10.46772/jamu.v3i02.1062

Basuki. (2021). Pembiasaan jiwa entrepreneurship dalam pengembangan ekonomi kreatif di pondok pesantren. Jurnal Ekonomi Keuangan dan Perbankan Syariah, 5(1), 57–78.

Haidari, A. (2004). Masa depan pesantren dalam tantangan modernitas dan tantangan kompleksitas global. IRD Press.

Hamid, A. (2016). Kemandirian ekonomi kaum sarungan: Pengembangan pendidikan entrepreneur di pondok pesantren. Al‑Adalah, 19(1).

Firmansyah, K., Fadli, K., & Rosyidah, A. (2020). Membangun jiwa entrepreneur pada santri melalui kelas kewirausahaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Ekonomi, 1(1), 28–35.

Kirkpatrick, D. L., & Kirkpatrick, J. D. (2007). Implementing the four levels: A practical guide for effective evaluation of training programs. Berrett‑Koehler Publishers.

Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2015). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.

Muttaqin, R. (2011). Kemandirian dan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 1(2).

Nurcahya, Y., Mudjalipah, S., & Yosita, L. (2021). Pelatihan pemanfaatan limbah bunga mawar dan bunga krisan menjadi sabun mandi padat kepada petani bunga Lembang. Lentera Karya Edukasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 54–60. https://doi.org/10.17509/lentera.v1i1.33557

Qomar, M. (2005). Pesantren: Dari transformasi metodologi menuju demokratisasi institusi. Erlangga.

Santoso, P. (2014). Pemberdayaan masyarakat dan transformasi sosial. Gadjah Mada University Press.

Sari, T. I., Kasih, J. P., & Sari, T. J. N. (2010). Pembuatan sabun padat dan sabun cair dari minyak jarak. Jurnal Teknik Kimia, 17(1), 28–33.

Sari, A. R., Susanti, I., Widaningsih, L., Permana, A. Y., & Sari, D. C. P. (2022). Peningkatan tingkat literasi masyarakat melalui revitalisasi Perpustakaan Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Lentera Karya Edukasi, 2(3), 137–146.

Syahputra, A., Ismaulina, I., Khairina, K., Zulfikar, Z., & Rofizar, H. (2022). Pendekatan ekonomi syariah bagi pemberdayaan ekonomi pesantren. Jurnal DIMASEJATI, 4(1), 116–130.

Syarofi, A. M. (2017). Pengembangan jiwa kewirausahaan santri melalui ekonomi kreatif dalam menghadapi tantangan ekonomi global (Studi di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Kota Malang). Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, 17(2), 95–104.

Spitz, L. (1996). Soap and detergent: A theoretical and practical review. AOCS Press.

Umam, K. (2017). Strategi pemberdayaan ekonomi santri dan masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren Wirausaha Lantabur Kota Cirebon. Al‑Mustashfa, 2(1).

Wijaya, K., Permana, A. Y., Hidayat, S., & Wibowo, H. (2020). Pemanfaatan urban farming melalui konsep eco‑village di Kampung Paralon Bojongsoang Kabupaten Bandung. ARCADE: Jurnal Arsitektur, 4(1), 16. https://doi.org/10.31848/arcade.v4i1.354

Wulansari, F. (2010). Pemberdayaan masyarakat melalui usaha mikro kecil dan menengah. Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Economic Empowerment through Small-Scale Herbal Liquid Soap Industry Development at Hurriyatul Amiin Islamic Boarding School, Bogor. (2025). ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(3), 1358-1366. https://doi.org/10.35568/abdimas.v8i3.6789