Improving Family Function in Modifying a Healthy Home Environment

Authors

  • Udin Rosidin Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Iwan Shalahuddin Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Ahmad Yamin Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Mamat Lukman Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • Sheizi Pristasari Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35568/abdimas.v8i2.6471

Keywords:

Family Fungi, Environment

Abstract

A healthy community is a group where residents play an active role in overcoming public health problems independently. Efforts that can be made to improve community health must start  with family health. Based on the results of a survey that has been conducted, most families in RW 06, Sukamentri Village, Garut City District, showed that they did not understand the function of the family in the health sector, especially efforts to modify the home environment to meet health requirements. Data shows waste disposal habits, as many as 59.56% use open trash bins. In waste management, the majority (79.78%) do not sort waste. Ventilation data shows that most houses (61.80%) have adequate ventilation. These data show that some families have not been able to maintain the health of their home environment properly, such as waste disposal, wastewater disposal, ventilation, and other environmental health problems. Considering these problems, interventions need to be carried out to overcome the problem of low implementation of family functions in modifying the home environment to meet health requirements. The purpose of the activity is to increase family knowledge in implementing family functions in the health sector. The stages of the activity start from identifying problems, social preparation, and administrative preparation. Then activity results with the implementation and evaluation stages of the activity. The results of the activity showed an increase in family knowledge by 27.1 points. The average pretest score was 52.3 points and the average posttest score was 79.4 points. The activity went smoothly according to the planned time. It is hoped that the activities that have been implemented can be continued periodically by the Guntur Health Center.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Iwan Shalahuddin, Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

    Departemen Keperawatan Komunitas. Lektor, Pembina IV A

  • Ahmad Yamin, Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

    Departemen Keperawatan Komunitas, Lektor Kepala, IV A

  • Mamat Lukman, Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

    Departemen Keperawatan Komunitas, Lektor Kepala, IV C

  • Sheizi Pristasari, Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

    Departemen Keperawatan Komunitas, Lektor

References

Ahsan, A., Kumboyono, K., & Faizah, M. N. (2018). Hubungan pelaksanaan tugas keluarga dalam kesehatan dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 4(1).

Althafi, P. A. (2022). Peran Komunikasi Keluarga pada penerapan fungsi keluarga dalam literasi Kesehatan covid-19 di Jakarta. MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 193–203.

Arisara, G., Andriani, T. N., Nabilah, N., Nurhasanah, S., & Fathonah, Y. S. (2023). The Implementation of Sanitary Personal Hygiene and the Amount of Liquid and Solid Waste on the Production of North Cibuntu Tofu Factory Sumedang. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 3993–3996.

Ferry Efendi, M. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas: teori dan praktik dalam keperawatan. Ferry Efendi.

Guspianto, G., Mutmainnah, M., Utami, D. T., Pramudiani, D., Nasution, R. A., & Ibnu, I. N. (2022). Edukasi Pemberdayaan Keluarga dalam Optimalisasi Fungsi Keluarga di Desa Muara Jambi. Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM), 3(2), 12–18.

Harnilawati, S. K. (2013). Konsep dan proses keperawatan keluarga. Pustaka As Salam.

Hazin, M., Setiawan, A. C., & Rahmawati, N. W. D. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengembangkan Sentra Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dengan Model ABCD di Desa Jemundo. TRIMAS: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 27–35.

Herawati, T., Krisnatuti, D., Pujihasvuty, R., & Latifah, E. W. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan fungsi keluarga di Indonesia. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 13(3), 213–227.

Kusumaningsih, R. (2024). Family Development to Create Family Resilience. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 67–74.

Maulidia, R., & Hidayati, K. (2019). Program Indonesia sehat berbasis keluarga: kontribusi modal sosial keagamaan di masyarakat. Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam, 13(2), 233–250.

Napirah, M. R., Rahman, A., & Tony, A. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Tambarana Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso. Jurnal Pengembangan Kota, 4(1), 29–39.

Notoatmodjo, S. (2019). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku.

Novianti, D., & Pertiwi, W. E. (2019). Implementasi Sanitasi Lingkungan di Sekolah Dasar: Laporan Inspeksi 2018 dari Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(3), 175–186.

Nurrachmawati, A., Permana, L., & Agustini, R. T. (2021). Pendampingan dan fasilitasi dalam mempersiapkan pertemuan tatap muka terbatas sesuai protokol kesehatan di SDN 001 Sungai Kunjang Kota Samarinda. JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik Dan Pengabdian Masyarakat), 5(3), 79–84.

Rachmadi, T., Rahayu, T. P., Waluyo, A., & Yuliyanto, W. (2021). Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Bidang Kesehatan di Desa Rantewringin, Buluspesantren, Kebumen. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(3), 578–589.

Rochaniningsih, N. S. (2014). Dampak pergeseran peran dan fungsi keluarga pada perilaku menyimpang remaja. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1).

Setyawati, E. Y., & Siswanto, R. S. H. P. (2020). Partisipasi perempuan dalam pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi dan berbasis kearifan lokal. Jambura Geo Education Journal, 1(2), 55–65.

Sibarani, P. T. (2021). Determinan Perilaku Masyarakat Dalam Menerapkan Protokol Kesehatan Pada Masa AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) di Desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Subagyo, W., & Wahyuningsih, D. (2016). Peran kader dalam memotivasi ibu balita berkunjung ke posyandu. Jurnal Keperawatan Soedirman, 10(3), 158–166.

Suka, I. D. M. (2021). Strategi Penguatan Fungsi Keluarga Pada Era Pandemi Covid-19. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 1(1), 36–43.

Suprapto, S., & Arda, D. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 1(2), 77–87.

Susilowati, D., & Susilowati, D. (2016). Promosi kesehatan.

Triyanti, M., Widagdo, L., & Syamsulhuda, B. M. (2017). Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Kader Pemantauan Tumbuh Kembang Balita di Posyandu dengan Metode BBM dan Mind Maping (MM). Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 12(2).

Ulum, M. C., & Anggaini, N. L. V. (2020). Community empowerment: teori dan praktik pemberdayaan komunitas. Universitas Brawijaya Press.

Wulandari, A., Rahman, F., Pujianti, N., Sari, A. R., Laily, N., Anggraini, L., … Azmiyannoor, M. (2020). Hubungan Karakteristik Individu dengan Pengetahuan tentang Pencegahan Coronavirus Disease 2019 pada Masyarakat di Kalimantan Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 42–46.

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

Improving Family Function in Modifying a Healthy Home Environment. (2025). ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 980-987. https://doi.org/10.35568/abdimas.v8i2.6471