HUBUNGAN PARITAS DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI HORMONAL DI PUSKESMAS MAKMURKABUPATEN BIREUEN

Authors

  • Nurleli Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Almuslim
  • Dewi Maritalia Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Almuslim
  • Anna Malia Program Studi D3 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Almuslim

DOI:

https://doi.org/10.35568/bimtas.v9i1.6882

Keywords:

Kontrasepsi; Hormonal; Paritas

Abstract

Penggunaan kontrasepsi hormonal di Indonesia masih dalam kategori tinggi. Faltor usia, paritas, pendidikan menjadi salah satu faktor langsung yang sering mempengaruhi akseptor dalam penggunaan kontrasepsi hormonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan penggunaan alat kontrasepsi hormonal di Puskesmas Makmur Kabupaten Bireuen. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik menggunakan data sekunder dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 324 responden. Teknik analisis data menggunakan univariate dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas paritas dengan multipara sebanyak 289 responden (92,6%) menggunakan kontrasepsi hormonal. Dengan uji statistik diperoleh nilai p value = 0,001 (p<0,05), ini artinya terdapat hubungan signifikan paritas dengan penggunaan alat kontrasepsi hormonal di Puskesmas Makmur Kabupaten Bireuen. Disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya Bidan untuk dapat meningkatkan promosi kesehatan tentang kontrasepsi kepada masyarakat, sehingga masyarakat paham akanefek samping jangka panjang jika menggunakan kontrasepsi hormonal. Dan kepada akseptor dengan faktor risiko sebaiknya berganti jenis alat kontrasepsi menjadi kontrasepsi non hormonal namun efektivitas nya tinggi

Downloads

Published

2024-05-31

How to Cite

HUBUNGAN PARITAS DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI HORMONAL DI PUSKESMAS MAKMURKABUPATEN BIREUEN. (2024). Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, 8(1), 48-56. https://doi.org/10.35568/bimtas.v9i1.6882