Penerapan Kompres Aloevera Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada An. U Dengan Kejang Demam Kompleks Di Ruang Melati 5 RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v2i2.7340Kata Kunci:
hipertermia, kejang demam kompleks, kompres aloeveraAbstrak
Kejang demam kompleks adalah gangguan neurologis yang kerap terjadi pada anak dengan suhu tubuh tinggi, dan dapat menimbulkan risiko komplikasi serius seperti epilepsi. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang berkembang adalah penggunaan kompres dengan gel Aloe vera yang memiliki sifat antipiretik dan antiinflamasi. Tujuan: Mampu melaksanakan asuhan keperawatan dan menerapkan kompres Aloe vera serta menganalisis pengaruh kompres aloevera dalam menurunkan suhu tubuh pada anak dengan kejang demam kompleks pada An.U di Ruang Melati 5 RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus pada satu pasien anak (An. U) dengan diagnosis kejang demam kompleks. Hasil: Setelah intervensi selama tiga hari, terjadi penurunan suhu tubuh dari 38,4°C menjadi 36,8°C. Pasien tidak mengalami kejang ulang dan menunjukkan kenyamanan selama perawatan. Parameter lain seperti mengigil menurun, suhu tubuh membaik dan suhu kulit membaik. Kesimpulan:Dari pengkajian didapatkan masalah hipertermi dan resiko cedera sehingga intervensi yang digunakan manajemen hipertermi yaitu melakukan kompres aloever, mampu menerapkan kompres aloevera sebagai bagian dari manajemen hipertermi yang dilakukan di dahi selama 15 menit dan mampu menganalisis penerapan kompres aloevera sebagai terapi komplementer pada an. U dengan hipertermi. Saran:Diharapkan perawat lebih terbuka dalam memberikan intervensi non-farmakologi yang telah terbukti secara ilmiah, seperti kompres aloevera.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 The Author(s)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








