Penerapan Terapi Relaksasi Benson Untuk Mengurangi Nyeri Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

Penulis

  • Abdulah Sapii Alhazami Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan ,Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Ida Rosidawati Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan ,Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Ubad Badrudin Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan ,Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v2i2.7321

Kata Kunci:

IGD, Nyeri, Penyakit Jantung Koroner, Terapi relaksasi benson

Abstrak

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia dan seringkali menimbulkan nyeri dada hebat. Nyeri ini dapat memicu respon stres dan memperburuk kondisi klinis pasien. Penatalaksanaan nyeri secara nonfarmakologis menjadi pendekatan penting dalam pelayanan keperawatan gawat darurat. Terapi relaksasi Benson merupakan teknik yang menggabungkan pernapasan dalam, pengulangan kata positif, dan sikap pasrah yang terbukti dapat menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis, memperbaiki perfusi miokard, serta meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan menganalisis efektivitas terapi relaksasi Benson dalam mengurangi nyeri pada pasien PJK di IGD RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya menggunakan metode Studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada pasien dengan PJK. Hasil pengkajian didapatkan pasien menegeluh nyeri (NRS) skala 4 (0-10). Sehingga masalah keperawatan yang diangkat adalah nyeri akut. Tujuan: diharapkan tingkat nyeri menurun. Intervensi manajemen nyeri (relaksasi benson). Implemetasi dilakukan selama 10 menit dilakukan 2x dalam sehari. Setelah dievaluasi skal nyeri menjadi (NRS) 2. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri secara klinis pada pasien setelah dilakukan intervensi relaksasi. Dengan demikian, terapi relaksasi Benson efektif digunakan sebagai intervensi keperawatan berbasis bukti (Evidence-Based Practice) untuk mengurangi nyeri akut akibat PJK di ruang gawat darurat. Diharapkan relaksasi benson ini dapat diterapkan untuk membantu mengatasi masalah keperawatan nyeri akut pada pasien PJK, karena terapi ini sangat mudah dilakukan.

Diterbitkan

2025-11-01