Penerapan Relaksasi Benson Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Dengan Post Op Laparatomi Di Ruang MeIati 4 RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v2i2.7300Kata Kunci:
Ileus obstruktif, nyeri, post op laparatomi, relaksasi bensonAbstrak
Pembedahan adalah tindakan medis invasif melalui sayatan yang diakhiri dengan penjahitan luka. Jumlah prosedur laparatomi secara global mencapai sekitar 148 juta kasus dan terus meningkat. Pada pasien pascaoperasi sering mengalami nyeri akibat pembedahan yang menimbulkan masalah nyeri akut. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri adalah teknik relaksasi benson. Tujuan dari studi kasus ini adalah mengetahui penerapan relaksasi benson untuk menurunkan nyeri pada pasien post op laparatomi di Ruang Melati 4 RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode dalam penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Pelaksanakan relaksasi benson dilaksanakan 2x sehari selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 10-15 menit berdasarkan tahapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Hasil penerapan menunjukan bahwa sebelum diberikan intervensi relaksasi benson pada hari kesatu di dapatkan skala nyeri 5 (0-10) dan setelah dilakukan relaksasi benson skala nyeri pasien menjadi 4 (0-10), pada hari kedua sebelum dilakukan intervensi skala nyeri 4 (0-10) setelah dilakukan intervensi skala nyeri menjadi 3 (0-10), pada hari ketiga sebelum dilakukan intervensi skala nyeri 2 (0-10) setelah dilakukan intervensi skala nyeri menjadi 1 (0-10). Dapat disimpulkan bahwa relaksasi benson efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien post op laparatomi. Saran bagi institusi pelayanan rumah sakit dengan adanya penelitian relaksasi benson ini dapat diaplikasikan sebagai alternative untuk menurunkan nyeri pada pasien post operasi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 The Author(s)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








