Fakto- faktor yang berhubungan dengan Dismenore pada Remaja Putri di SMP Plus Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya

Authors

  • Nabila Aulia Salsabila Elyana Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Lilis Lismayanti Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Indra Gunawan Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Asep Muksin Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35568/hzcka229

Keywords:

Dismenore, Faktor-faktor, Remaja

Abstract

Prevelensi kejadian dismenore masih banyak terjadi dikalangan remaja putri, dilihat dari rata-rata terdapat 50% yang mengalami dismenore, di Jawa Barat sendiri terdapat 59,4 % yang mengalami dismenore.Di kalangan remaja dismenore seringkali dianggap sebagai kondisi yang normal dan tidak perlu diatasi secara medis, hal ini berdampak pada penurunan kualitas hidup, produktivitas di sekolah yang dapat mengganggu konsentrasi belajar sehingga prestasi menurun,dan  gangguan lainnya seperti,kesejahteraan psikologis, konflik emosional bahkan aktivitas sehari hari terganggu. penelitian ini bertujuan untuk diketahui gambaran kejadian dismenore dan faktor- faktor yang berhubungan dengan dismenore Pada remaja putri di SMP Plus Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 93 orang siswi SM Plus Amanah. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasi penelitian diperoleh tidak terdapat hubungan antara variabel tingkat stres, usia menarche, riwayat keluarga, lama menstruasi, dan status gizi terhadap kejadian dismenore pada remaja putri di SMP Pluss Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya. Dismenore tidak hanya disebabkan oleh faktor tersebut akan tetapi faktor lain seperti polamakan, junk food, peningkatan prostaglandin, aktivitas fisik, gaya hidup, lingkungan, juga bisa dengan ketidakseimbangan hormonal, maka disarankan kepada remaja putri agar selalu mengidentifikasi faktor yang menyebabkan dismenore tersebut.

Downloads

Published

2025-03-16