Pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Panti Werdha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya

Penulis

  • Teja Rangga Sukmara Departemen Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Nina Pamela Sari Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Titin Suhartini Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Ubad Badrudin Prodi Bimbingan Konseling, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v2i1.5334

Kata Kunci:

hipertensi, Tekanan darah, Slow deep breathing

Abstrak

Hipertensi merupakan penyakit degenartif yang tidak menular (PTM) seiring dengan bertambahnya usia. Salah satu upaya dalam menurunkan tekanan darah adalah dengan Teknik non farmakologi seperti Teknik relaksasi/slow deep breathing. Data di Panti Werdha tahun 2024 jumlah penderita hipertensi belum pernah dilakukan Teknik nonfarmaklogi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sampel sebanyak 32 orang penderita hipertensi yang diperoleh dengan Teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan lembar observasi pada hasil pengukuran tekanan darah, kemudian teknik slow deep breathing selama 15 menit dan selanjutnya dilakukan pengukuran darah dilakukan 5 menit setelah intervensi. Analisis data yang digunakan yaitu uji paired test. Hasil menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum tindakan slow deep breathing sebesar 155,3 /102,8 MmHg dan menurun menjadi 131,8 /87,8 MmHg. Ada pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi dengan p value 0,000. Kesimpulan: intervensi slow deep breathing berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah, oleh karena itu intervensi slow deep breathing dapat menjadi tindakan alternatif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi.

Diterbitkan

2025-11-07