Gambaran Pengetahuan Pencegahan Krisis Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.35568/sb2q9q58Kata Kunci:
Krisis hipertensi, Pengetahuan, PencegahanAbstrak
Krisis hipertensi adalah keadaan dimana tekanan darah naik secara tiba-tiba dan cepat tekanan darah dianggap mencapai krisis hipertensi jika tekanan sistolik melebihi 180 mmHg dan/atau tekanan diastolik melebihi 120 mmHg. pengetahuan tentang krisis hipertensi memiliki peran penting dalam menentukan perilaku individu, karena pengetahuan akan membentuk bagaimana seseorang bersikap. Semakin tinggi pengetahuan seseorang, semakin tinggi pula kepeduliannya dalam menjaga kesehatan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan pencegahan krisis hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya. Metode penelitian dekskriptif kuantitatif, Populasi pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya dan dengan teknik purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 58 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil didapatkan dari 58 responden dengan kategori pengetahuan cukup sebanyak 26 orang responden (44,8%),dengan pengetahuan kategori kurang sebanyak 24 responden (41,4%),dan termasuk kategori baik 8 responden (13,8%).Kesimpulan mayoritas responden dengan kategori pengetahuan cukup. Dari hasil penelitian disarankan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan informasi lebih lanjut melalui penyuluhan kesehatan terkait pencegahan terjadinya krisis hipertensi. Hal ini penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mengurangi risiko komplikasi yang berhubungan dengan hipertensi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 The Author(s)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








