Terapi Rendam Kaki Dengan Air Epsom Salt Dan Serai Terhadap Tekanan Darah
DOI:
https://doi.org/10.35568/mm1pcy53Kata Kunci:
Air Epsom salt , serai, hipertensi, tekanan darahAbstrak
Hipertensi merupakan penyakit degenartif yang tidak menular (PTM) seiring dengan bertambahnya usia. Apabila tidak ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologis dan non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi hipertensi adalah dengan terapi rendam air hangat dengan campuran garam dan serai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki dengan air Epsom Salt dan serai terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan menggunakan rancangan pra eksperimen desain pretest-postest kelompok. Pengamatan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah eksperimen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Jumlah sampel adalah 57 responden. Hasil penelitian didapatkan tekanan darah pada lansia hipertensi sebelum dilakukan rendam kaki air Epsom Salt dan Serai dengan rata-rata sistolik 157/96 mmHg, setelah intervensi selama 7 hari menjadi 124/82 mmHg. Terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan rendam kaki air Epsom Salt dan Serai pada lansia penderita hipertensi dengan p Value 0,000. Oleh karena itu perawat dapat menerapkan rendam kaki air Epsom Salt dan Serai pada lansia penderita hipertensi untuk menurunkan tekanan darah.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 The Author(s)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








