Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis (Ggk) Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v1i3.5239Kata Kunci:
Gagal Ginjal Kronik, kecemasan, kualitas hidupAbstrak
Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah suatu kondisi di mana ginjal mengalami kerusakan baik secara struktural maupun fungsional, kondisi ini tidak dapat pulih dan cenderung memburuk seiring berjalannya waktu. GGK akan menyebabkan cemas serta akan menurunkan kualitas hidup. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian ini adalah dengan kuantitatif dengan desain uji korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien hemodialisa yang berjumlah 132 orang di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Teknik sampling menggunakan teknik non probability yaitu accidental sampling besar sampel pada penelitian ini dengan mengambil responden yang kebetulan ada atau tersedia yaitu 34 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas hidup dengan p value 0,007 pasien GGK yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya .Terdapat tingkat kecemasan berat sebanyak 27 orang (62,8%) dan sebagian besar kualitas hidup buruk sebanyak 26 orang (60,5%). Bahwa pasien GGK yang memiliki tingkat kecemasan berat akan mempengaruhi kualitas hidup menjadi buruk. Diharapkan tenaga kesehatan mampu memperhatikan Kesehatan psikologi pada pasien GGK agar mengurangi rasa cemas dan memiliki kualitas hidup yang baik serta kesehatan yang optimal.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 The Author(s)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








