Hubungan Antara Regulasi Emosi dengan Kejadian Dismenore pada Siswi SMK Bhakti Kencana Ciawi

Penulis

  • Elisa Handayani Handayani Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia
  • Neni Nuraeni Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia
  • Rosy Rosnawanty Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia
  • Ubad Badrudin Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia

Kata Kunci:

Dismenore, Regulasi Emosi, Remaja

Abstrak

Dismenore adalah nyeri perut pada daerah abdomen bagian bawah. Angka kejadian dismenore sangat tinggi di seluruh dunia. Dampak yang timbul saat dismenore bagi siswi tidak dapat beraktivitas normal dan berkonsentrasi dalam belajar. Salah satu faktor resiko terjadinya dismenore adalah regulasi emosi yang buruk. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan kejadian dismenore pada siswi SMK Bhakti Kencana Ciawi. Metode penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan studi cross sectional. Populasi seluruh remaja putri kelas X dan XI di SMK Bhakti Kencana Ciawi dengan proportionate stratified random sampling didapatkan besaran sampel sebanyak 50 orang.  Teknik pengumpulan data secara langsung menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan distribusi frekuensi dan uji Chi-Square. Hasil didapatkan bahwa sebagian besar responden mengalami emosi yang kurang baik sebanyak 32 responden (64%) dan yang mengalami dismenore sebanyak 38 responden (76%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0,036. Kesimpulan ada hubungan antara regulasi emosi dengan kejadian dismenore pada siswi SMK Bhakti Kencana Ciawi. Disarankan bagi pihak sekolah untuk mempertahankan regulasi emosi pada siswi terutama di saat menstruasi dengan melakukan kegiatan seperti peregangan atau meditasi saat olahraga dan bekerjasama dengan pihak ketiga seperti puskesmas setempat untuk melakukan pendidikan kesehatan secara rutin terkait dengan menstruasi dan strategi memperbaiki regulasi emosi.

Diterbitkan

2024-11-19