Analisis Asuhan Keperawatan Pada Tn.D Dengan Tb Paru Dan Intervensi Batuk Efektif Diruang Aster Rsud Dr.Soekardjo Tasikmalaya Tahun 2025

Penulis

  • Nopa Sri Handayani Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan ,Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Yuyun Solihatin Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan ,Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Ubad Badrudin Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan ,Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v2i2.7337

Kata Kunci:

Batuk Efektif, Bersihan Jalan Nafas Tuberkulosis Paru

Abstrak

TBC merupakan masalah kesehatan global, dengan sepertiga populasi dunia terinfeksi, terutama usia produktif (15–55 tahun). Infeksi menyerang saluran napas bawah dan menyebabkan batuk berdahak yang mengganggu pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan proses asuhan keperawatan pada pasien dengan TBC paru, serta mengaplikasikan dan menganalisis praktik berbasis bukti (evidence-based practice) terkait teknik batuk efektif dalam mengatasi gangguan bersihan jalan napas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan intervensi batuk efektif, Tn. D memiliki frekuensi napas 32x/menit, terdengar suara napas ronkhi dikedua lapang paru, dan kesulitan mengeluarkan dahak, sehingga diagnosa yang diangkat yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif dengan fokus intervensi penerapan teknik batuk efektif. Setelah 3 hari menjalani teknik batuk efektif, frekuensi nafas menjadi 24x/menit, suara napas menjadi vesikuler, dan pasien mampu mengeluarkan dahak. Kesimpulannya, teknik batuk efektif terbukti membantu meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien dengan TBC paru. Saran peneliti agar teknik ini dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam penanganan gangguan jalan napas pada pasien TBC paru

Diterbitkan

2025-11-05