Penerapan Batuk Efektif Terhadap Pengeluaran Sputum Di Ruang AsterRsud Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya

Authors

  • Euis Kardina Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan ,Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Saryomo Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan ,Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia
  • Zainal Muttaqin Prodi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan ,Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya 46191, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v2i2.7312

Keywords:

Tuberkulosis paru, sputum, batuk efektif, keperawatan

Abstract

Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan angka kasus  tinggi terutama di Jawa Barat. Salah satu gejala dominan adalah batuk produktif dengan  penumpukan sputum, yang bila tidak tertangani dapat mengganggu bersihan jalan napas.  Teknik batuk efektif merupakan intervensi keperawatan mandiri yang bertujuan  mengoptimalkan pengeluaran sekret sehingga memperbaiki fungsi pernapasan. Penelitian ini  bertujuan menerapkan dan menganalisis pengaruh batuk efektif terhadap pengeluaran sputum  pada pasien tuberkulosis paru di Ruang Aster RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode  yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada pasien Tb paru  hari ke-3. Intervensi dilakukan sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO) batuk efektif,  dilaksanakan 3 kali sehari selama 3 hari. Data dikumpulkan melalui observasi jumlah dan  karakteristik sputum sebelum dan sesudah intervensi, serta evaluasi subjektif kenyamanan  pasien. Hasil menunjukkan peningkatan volume pengeluaran sputum setelah dilakukan teknik  batuk efektif, dari kategori sedikit menjadi sedang hingga banyak. Pasien melaporkan  penurunan sesak napas, berkurangnya kelelahan, serta perasaan lega setelah batuk. Hal ini  mengindikasikan bahwa batuk efektif mampu membantu mobilisasi sekret, mencegah  obstruksi jalan napas, dan meningkatkan oksigenasi. Penerapan batuk efektif pada pasien  tuberkulosis paru efektif meningkatkan pengeluaran sputum dan kenyamanan pernapasan.  Disarankan teknik ini diajarkan secara rutin kepada pasien sebagai bagian dari asuhan  keperawatan untuk mendukung keberhasilan terapi. 

Downloads

Published

2025-10-31