Gambaran Pengetahuan Ibu tentang kejang Demam Pada Balita Di RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya

Authors

  • Seli Damayanti Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Hani Handayani Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Neni Sholihat Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Zainal Muttaqin Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v1i3.5173

Keywords:

Balita, Kejang Demam, Pengetahuan

Abstract

Kejang demam menjadi salah satu hal yang paling ditakuti oleh orang tua. Masalah ini terjadi ketika suhu tubuh naik di atas 38C, yang disebabkan oleh aliran listrik yang berlebihan di otak, usia 3 sampai 5 tahun Anak lebih sering mengalami kejang demam. Pasalnya, kenaikan suhu tubuh yang mendadak pada usia tersebut membuat otak menjadi rentan terkena kejang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran pengetahuan Ibu tentang kejang demam pada balita DI RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya Tahun 2024. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada Ibu yang memiliki Anak usia balita yang mengalami kejang demam dengan sampel 28 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk pernyataan. Analisa yang digunakan analisis univariat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan pengetahuan Ibu tentang pengertian kejang demam pada balita yaitu sebagian besar cukup sebanyak 17 orang (60,7%). Pengetahuan Ibu tentang pencegahan kejang demam pada balita yaitu seluruhnya baik yaitu 28 orang (100%). Pengetahuan Ibu tentang penanganan kejang demam pada balita yaitu sebagian besar cukup yaitu 23 orang ( 82,1%). Pengetahuan Ibu tentang tanda dan gejala kejang demam pada balita yaitu sebagian besar cukup yaitu 19 orang (67,9%). Pengetahuan Ibu tentang komplikasi kejang demam pada balita yaitu cukup sebagian besar yaitu 11 orang dengan hasil 39,3%. Pengetahuan Ibu tentang kejang demam secara kumulatif pada balita yaitu sebagian besar cukup yaitu 22 orang (78,6%). Untuk menghindari komplikasi dari kejang demam, responden disarankan untuk meningkatkan pengetahuan dengan cara mengikuti penyuluhan serta aktif dalam mencari informasi di media sosial maupun elektronik.

Downloads

Published

2025-01-28