HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT HIPERTENSI

Authors

  • Firman Maulana Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Miftahul Falah Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Asep Muksin Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v1i3.5172

Keywords:

pengetahuan, sikap, pencegahan hipertensi

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang tidak menular (PTM) seiring dengan bertambahnya usia. Apabila tidak ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut. Data Puskesmas Tamansari tahun 2023 didapatkan kasus hipertensi mencapai 297 kasus. Pelaksanaan prolanis kurang berjalan, hal ini dilihat dari penderita yang berkunjung ke program penyakit tidak menular di Puskesmas Tamansari hanya 40% dari target 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan upaya pencegahan penyakit hipertensi. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif korelasi dengan metode survey dan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 56 orang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan distribusi frekuensi dan uji chi square. Hasil menunjukkan pengetahuan mengenai hipertensi termasuk baik (51,8%), sikap termasuk positif (60,7%) dan pencegahan hipertensi termasuk baik (58,9%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan penyakit hipertensi dengan p value 0,003. Ada hubungan antara sikap dengan upaya pencegahan penyakit hipertensi dengan p value 0,000. Oleh karena itu, penderita hipertensi disarankan dapat meningkatkan perilaku mengarah pada gaya hidup sehat sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi akibat hipertensi.

Downloads

Published

2024-12-28