Hubungan antara Dukungan Sosial Keluarga dengan Kepercayaan Diri pada Remaja Awal di MTs Tonjongsari Kecamatan Cikalong
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v1i3.5153Keywords:
Dukungan Sosial Keluarga, Kepercayaan Diri, Remaja AwalAbstract
Masa remaja merupakan tahap perkembangan psikologis yang potensial dan rentan dikenal dengan fase mencari jati diri. Konsep diri yang baik serta dukungan sosial yang positif dapat membantu siswa-siswi untuk memiliki kepercayaan diri yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan kepercayaan diri pada remaja awal di MTs Tonjongsari Kecamatan Cikalong. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh siswa -siswi di MTs Tonjongsari sebanyak 545 orang dengan teknik Purposive Sampling didapatkan sampel sebanyak 57 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi Chi Square. Hasil uji Chi Square didapatkan nilai p value 1.000 Ha ditolak. Kesimpulan “Tidak ada hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan kepercayaan diri” karena adanya faktor lain seperti pengaruh dari teman sebaya, lingkungan yang positif yang lebih mempengaruhi kepercayaan diri pada remaja awal tersebut. Disarankan agar lingkungan sosial sekolah tetap mendukung kepercayaan diri pada siswanya sehingga terwujud dukungan sosial yang kondusif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








