Analisis Asuhan Keperawatan Pada Tn.D Dengan Tb Paru Dan Intervensi Batuk Efektif Diruang Aster Rsud Dr.Soekardjo Tasikmalaya Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v2i2.7337Keywords:
Batuk Efektif, Bersihan Jalan Nafas Tuberkulosis ParuAbstract
TBC merupakan masalah kesehatan global, dengan sepertiga populasi dunia terinfeksi, terutama usia produktif (15–55 tahun). Infeksi menyerang saluran napas bawah dan menyebabkan batuk berdahak yang mengganggu pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan proses asuhan keperawatan pada pasien dengan TBC paru, serta mengaplikasikan dan menganalisis praktik berbasis bukti (evidence-based practice) terkait teknik batuk efektif dalam mengatasi gangguan bersihan jalan napas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan intervensi batuk efektif, Tn. D memiliki frekuensi napas 32x/menit, terdengar suara napas ronkhi dikedua lapang paru, dan kesulitan mengeluarkan dahak, sehingga diagnosa yang diangkat yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif dengan fokus intervensi penerapan teknik batuk efektif. Setelah 3 hari menjalani teknik batuk efektif, frekuensi nafas menjadi 24x/menit, suara napas menjadi vesikuler, dan pasien mampu mengeluarkan dahak. Kesimpulannya, teknik batuk efektif terbukti membantu meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien dengan TBC paru. Saran peneliti agar teknik ini dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam penanganan gangguan jalan napas pada pasien TBC paru
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








