Pemberdayaan Pemuda dalam Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Maggot untuk Mewujudkan Desa Zero Waste
Keywords:
Pemberdayaan Pemuda, Sampah Organik, Budidaya Maggot, Ekonomi Sirkular, Zero WasteAbstract
Pengelolaan sampah organik yang tidak optimal menjadi permasalahan krusial di banyak wilayah, termasuk di Kelurahan Panyingkiran, Kota Tasikmalaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda dalam mengelola sampah organik melalui budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai upaya mewujudkan konsep desa zero waste dan meningkatkan ekonomi sirkular. Mitra kegiatan adalah Bank Sampah "Harapan Kita" yang memiliki potensi namun terkendala sumber daya manusia, teknologi, dan manajemen. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan workshop teknologi budidaya Maggot, pendampingan teknis, serta pengadaan sarana produksi berupa kandang Maggot yang representatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mitra, yang dibuktikan dengan hasil pre-test dan post-test. Kandang Maggot yang higienis dan produktif telah berhasil dibangun, mengubah praktik pengelolaan sampah organik dari yang sederhana menjadi lebih terstruktur dan bernilai ekonomi. Kesimpulannya, pemberdayaan pemuda melalui pendekatan integrated farming system berbasis Maggot efektif dalam mengatasi permasalahan sampah organik, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan menuju desa zero waste




