Desain Branding Inovatif Produk Kacung Bakso (Kabaso) Khas Gempolsongo Demak Untuk Pengembangan Umkm
Keywords:
Kata Kunci : UMKM, branding, kemasan, pengelolaan keuangan, pendampinganAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim KKN XIX Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara di Desa Gempolsongo, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, dengan fokus pada pendampingan UMKM “Kacung Bakso (KABASO)” milik Bapak Mansur. UMKM ini menghadapi permasalahan utama berupa belum adanya branding dan kemasan yang memadai, serta lemahnya pengelolaan keuangan usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan hasil, dan strategi keberlanjutan. Pada aspek branding, tim melakukan perancangan logo, label, dan kemasan baru yang lebih menarik, informatif, dan sesuai karakter produk, sehingga meningkatkan citra profesional dan daya tarik di pasar. Pada aspek manajemen, pemilik usaha diberikan pelatihan pencatatan keuangan sederhana berbasis Excel dan Spreadsheet untuk memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta memantau arus kas dan keuntungan secara lebih teratur. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan: produk yang sebelumnya dikemas sederhana kini tampil lebih profesional dan siap dipasarkan ke pasar yang lebih luas, sementara pemilik usaha mulai terbiasa melakukan pencatatan keuangan secara rutin. Perubahan ini tidak hanya meningkatkan nilai jual dan kepercayaan konsumen, tetapi juga memberikan landasan manajerial yang lebih kuat bagi keberlanjutan usaha. Dengan demikian, program ini berhasil menjawab permasalahan mitra sekaligus memberikan inspirasi bagi pengembangan UMKM desa lainnya.




