https://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/issue/feed EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN 2019-11-29T23:24:19+00:00 Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny elfan.fanhas@umtas.ac.id Open Journal Systems <p><strong><em>E-ISSN:&nbsp;2579-7190</em></strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong>EARLY CHILDHOOD</strong> is a scientific journal containing research results and community service related to Early Childhood, published by PG-PAUD, Faculty of Teacher Training and Education, Muhammadiyah University of Tasikmalaya. Published 2 times in 1 year in the field of Early Childhood Education.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> https://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/642 PANGAN TOYYIBAH : MENGENALKAN PERSPEKTIF GAYA HIDUP SEHAT UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 2019-11-29T23:23:07+00:00 Wahju Dyah Laksmi Wardhani dyahlaksmi_paud@unmuhjember.ac.id Tri Endang Jatmikowati triendang@unmuhjember.ac.id Angraeny Unedia Rahman anzani80arifin@yahoo.com <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>This article offers a new construction of learning perspective about healthy food for early learners. To date, the term of healthy food has been introduced in early childhood education as a balanced nutritious food known as a “4 Sehat 5 Sempurna and Halal”. The consumption patterns, kinds and variations of meals of a child are mostly managed by parents or influenced by the environment.The new perspective is emphasized more on the concept of the "good" side as in the Islamic concept of&nbsp; food known as&nbsp; thoyibbah food.&nbsp; An understanding of toyyibah food in children is expected to be able to construct a mindset about a healthy lifestyle for their future. As exploration research, this study took 70 students of four classes from 3 different kindergartens as the subjects of the study. The results of this study have formulated a strategy to help children increase their understanding in selecting healthy food, choosing a good source of food, and the impact of choosing unhealthy (not toyyibah) food for their future health.</p> <p><strong>Keywords :&nbsp; healthy; lifestyle; thoyyibah food </strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Tulisan ini menawarkan konstruksi baru perspektif tentang makanan sehat untuk anak usia dini. Sampai saat ini, konsep makanan sehat telah diajarkan di PAUD sebagai nutrisi yang mengandung gizi seimbang yang dikenal dengan istilah “4 Sehat 5 Sempurna dan Halal”. Pola konsumsi, ragam dan variasi makanan anak biasanya dikenalkan dan dipilih oleh orang tua atau pengaruh lingkungan seputar anak. Perspektif baru dalam kajian ini menekankan pada konsep “baik” yang didekati dengan konsep pangan Islami atau dikenal sebagai Pangan Toyyibah. Pengertian toyyibah untuk anak usia dini diharapkan menjadi wawasan baru tentang gaya hidup sehat yang semestinya menjadi gaya hidup kelak di masa mendatang. Kajian ini merupakan studi eksplorasi terhadap 70 anak pada 4 kelas dari 3 PAUD yang menjadi subyek pada penelitian ini. Penelitian ini menghasilkan formulasi strategi pembelajaran yang dapat mengkonstrak pemahaman anak dalam memilih makanan yang sehat, memilih sumber pangan yang baik, dan dapat membedakan akibat dari memilih pangan yang tidak sehat daripada yang sehat bagi kesehatan mereka di masa depan.</p> <p><strong>Kata kunci: sehat, gaya hidup, pangan toyyibah</strong></p> 2019-11-29T22:16:40+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/653 PENGGUNAAN EMOJI UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU BAIK (WELL-BEING) DAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI 2019-11-29T23:22:36+00:00 Waode Eti Hardiyanti waode@ung.ac.id Muhammad Ilham muhammadilham@iainkendari.ac.id Aris Suziman arissuziman@gmail.com Astriyani Astriyani striyanikendari@gmail.com <p>This study aims to improve children’s well-being and communication skills using emoji as a learning media. Emoji images used consist of facial emojis, objects and activities that are easily understood and close to children’s daily experiences. The techniques of collecting data were observation sheet and direct observation by researchers. This study used a qualitative descriptive method and the samples were 25 children, collected through purposive sampling, aged between 5-6 years in one PAUD in Konawe Selatan. The results of this study found that emoji media can positively improve children’s well-being and their language abilities. Children always showed huge interest when imitating, affirming, explaining and connecting emojis with objects and their feelings. Children told their daily experiences associated with emojis, hence they become the center of learning where their opinion and ideas are truly heard and understood, which is an important indicator to improve children’s well-being. The open-ended nature of emojis makes children have the opportunity to discuss emoji symbols that are correct according to them and also help researchers interpret how children see their own world. Meanwhile, language ability aspects increased during this activity were vocabulary, the children ability to provide definition, solutions and examples of certain problems, and self-confidence.</p> <p><strong>Keywords:</strong> <em>children well-being; emoji; communication skill; preschools</em></p> 2019-11-29T22:18:10+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/676 ANALISIS PROGRAM PELATIHAN KADER PAUD TERINTEGRASI KELURAHAN ULAK KARANG SELATAN KOTA PADANG 2019-11-29T23:21:02+00:00 Yaswinda Yaswinda yaswinda@unp.ac.id Yulsyofriend Yulsyofriend yulsyofriend@fip.unp.ac.id Yaslina Yaslina yaslina@fip.unp.ac.id Elida Elida Elida@fip.unp.ac.id <p>Keberhasilan pembangunan kesehatan Indonesia tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat.&nbsp; Upaya kesehatan yang bersumber masyarakat yang telah dikembangkan salah satunya adalah posyandu balita. Namun upaya ini juga harus ditunjang dengan stimulasi perkembangan anak balita Hasil wawancara Tim Pengabdi dengan pihak wilayah menyatakan bahwa layanan posyandu balita&nbsp; sudah berjalan namun belum ada PAUD di daerah pesisir Ulak Karang Selatan. Kegiatan yang dievaluasi berjalan selama bulan April 2019 - Oktober&nbsp; 2019. &nbsp;Solusi atas permasalahan tersebut adalah pendirian PAUD yang terintegrasi dengan posyandu Balita dengan nama PAUD Pasia Mutiara. Terdapat inovasi dalam penegmbangan POS PAUD integrasi ini.&nbsp; Layanan termasuk penyebaran&nbsp; pengetahuan makanan&nbsp; yang sehat untuk balita. Berdasarkan analisis CIPP, maka program telah berjalan dengan baik, proses berjlan baik, sesuai rencana dengan melibatkan banyak pihak dan memberikan dampak manfaat bagi anak usia dini dan orang tua serta kader posyandu balita. Kegiatan lanjutan adalah pemantapan kegiatan integrasi dengan pendampingan oleh tim pengabdi.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>&nbsp;</em></p> 2019-11-29T22:18:58+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/664 Pengembangan Karakter Self Efficacy pada Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pembelajaran Self Regulated Learning 2019-11-29T22:34:42+00:00 Fajar Nugraha fajarnugraha19887@gmail.com Budi Hendrawan budihendarwan@umtas.ac.id <p><em>Self efficacy</em> sangat berperan dalam tumbuh kembang seseorang, terutama bagi anak berkebutuhan khusus yang berada pada sekolah inklusi. Rasa percaya diri erat kaitannya dengan pendidikan, pendidikan merupak pilar utama pembentuk karater manusia atas dasar itu maka kemampuan yang dimiliki seorang anak perlu ditingkatkan guna membentuk karakter mereka untuk bisa berbaur dengan teman lainnya. Maka dari itu peneliti ingin mengembangan karakter rasa percaya diri akan potensi yang dimiliki pada anak berkebutuhan khusus yang berada pada sekolah inklusi melalui pembelajaran <em>self regulated learning</em>. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dengan diberikan pola belajar dengan memberikan motovasi-motivasi kepada peserta didik dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka. Selain itu yang terutama mereka dapat bergaul dan tidak merasa canggung belajar bersama dengan peserta didik lainnya. Pembelajaran seperti ini perlu ditingkatkan kembali guna meningkatkan rasa percaya diri dan tentunya sebagai upaya pembentukan karakter untuk memperisapkan generasai penerus bangsa di era kemajuan teknologi saat ini. Mempersiapkan generasi muda untuk bisa bersaing perlu persiapan yang matang dan bukan proses yang instan.</p> 2019-11-29T22:26:41+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/590 I IMPLEMENTASI PERATURAN KELAS SEBAGAI UAPAYA PREVENTIF PERILAKU MENYIMPANG DALAM PEMBELAJARAN DI KELOMPOK A1 TK ABA NGAMPILAN YOGYAKARTA 2019-11-29T23:23:45+00:00 Nur - Tanfidiyah nurtanfidiyah@yahoo.co.id maksudin maksudin maksudin@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengungkapkan peraturan kelas digunakan sebagai upaya preventif perilaku menyimpang dalam pembelajaran sentra di kelompok A1 TK ABA Ngampilan Yogyakarta, (2) menjelaskan konsep implementasi peraturan kelas sebagai upaya preventif perilaku menyimpang, (3) mendeskripsikan implementasi peraturan kelas sebagai upaya preventif perilaku menyimpang, (4) menjelaskan hasil dari implementasi peraturan kelas sebagai upaya preventif perilaku menyimpang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif studi kasus. Analisis data menggunakan analisis yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan peraturan kelas karena mampu mengarahkan anak berperilaku baik, ketika tidak menerapkan peraturan aktivitas yang dilakukan tidak teratur, dan anak mampu membedakan antara perilaku yang baik dan perilaku yang tidak baik. Di samping itu, konsep implementasi peraturan kelas berawal dari rapat kerja, musyawarah, penetapan, penerapan, SOP, dan evaluasi. Sementara implementasi peraturan kelas dari sebelum, awal, inti dan akhir pembelajaran sentra. Hasilnya peraturan kelas mampu mencegah perilaku menyimpang dan pembelaran menjadi kondusif.</p> <p><em>The purpose of this research are: 1) to disclose class rules as a preventive effort of deviant behavior in learning centers in group A1 TK ABA Ngampilan Yogyakarta, 2) to explain the cooncept of class rules implementation as a preventive effort of deviant behavior, 3) to describe the implementation of class rules as a preventive effort of deviant behavior, 4) to explain the rules as a preventive effort of deviant behavior. This type of research is descriptive qualitative case study research. The data analysis used an analysis developed by Miles and Huberman. The result showed that the use of class rules, it is able to direct children behave well, when not applying the rules of activity are done irregulary, children are able to distinguish between good behavior and behavior that is not good. In addition, the concept of implementation of class rules from before, beginning, core and end of learning centers. The result is that class rules are able to prevent deviant behaviors and make them condusive.</em></p> <p>&nbsp;</p> 2019-11-29T22:21:36+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/442 PERMAINAN HURUF DAN KATA SEBAGAI UPAYA STIMULASI KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK 2019-11-29T23:20:28+00:00 Mirawati Mirawati mirapaud@gmail.com Rini Nugraha rininugraha@gmail.com <p>Artikel ini merupakan artikel penelitian terkait penerapan permainan huruf dan kata sebagai upaya stimulasi kemampuan membaca permulaan di TK Laboratorium Percontohan UPI. Tujuan penerapan program ini adalah untuk mengenalkan anak terkait bunyi huruf, bunyi kata dan hubungannya dengan simbol baca melalui permainan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis &amp; McTaggart. Adapun kesimpulan dalam artikel ini merujuk permainaan huruf dan kata sebagai salah satu alternatif pembelajaran untuk menstimulasi kemampuan membaca permulaan pada anak taman kanak-kanak.</p> 2019-11-29T22:24:37+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/528 PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI 2019-11-29T23:24:19+00:00 Iman Nurjaman nurjamaniman@gmail.com Titi Rachmi titirachmi@umt.ac.id arjulayana - arjulayana@umt.ac.id <p><strong><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi orang tua terhadap perolehan bahasa Inggris pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, menggunakan teknik wawancara untuk 40 orang tua siswa anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% (32 orang tua) memiliki persepsi bahwa memperoleh bahasa Inggris pada anak usia dini sangat penting dan perlu diajarkan sejak dini.</em></strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Kata kunci: Akuisisi bahasa, bahasa Inggris, persepsi orang tua, anak usia dini</em></strong><em><span style="font-weight: 400;">&nbsp;</span></em></p> <p>&nbsp;</p> 2019-11-29T22:25:30+00:00 ##submission.copyrightStatement##