Association between Self-Awareness in Controlling Stroke Risk Factors and Recurrent Stroke Incidence: A Cross-Sectional Study

Authors

  • Lisa Mustika Sari Perintis University of Indonesia
  • Yaslina Yaslina Perintis University of Indonesia
  • Putri Rahmani Utama Perintis University of Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35568/healthcare.v8i1.6694

Keywords:

Self-awareness, Recurrent stroke, Risk factors

Abstract

Stroke remains a major cause of disability and mortality worldwide. Recurrent stroke is strongly associated with inadequate control of modifiable risk factors, which may be influenced by patients’ self-awareness. This study aims to examine the association between self-awareness in controlling stroke risk factors and recurrent stroke incidence among stroke patients. A quantitative cross-sectional study was conducted at the Neurology Polyclinic of Bukittinggi Brain Hospital in 2025. A total of 100 stroke patients were recruited using non-probability accidental sampling. Data were collected using a validated self-awareness questionnaire. Statistical analysis was performed using the chi-square test, with odds ratio (OR) estimation. Most respondents had low self-awareness (76.0%). A significant association was found between self-awareness and recurrent stroke incidence (p = 0.002). Patients with low self-awareness were more likely to experience recurrent stroke (OR = 5.143). Low self-awareness in controlling stroke risk factors is significantly associated with recurrent stroke incidence. Strengthening patient-centered health education focusing on self-awareness may contribute to secondary stroke prevention.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, E. N., Dewi, H. K., Muslim, I., & Giri, I. (2023). hubungan self-awarness dengan perilaku pensegahan komplikasi stroke pada Indonesia di RSUD Ciawi pada Tanggal 17 Februari Stroke menurut WHO merupakan penyebab kematian kedua di dunia , dan. J Ilmiah Wijaya, 15.

Amanda A. Tambuwun, Grace D. Kandou, & Jeini E. Nelwan. (2021). Hubungan Karakteristik Individu dengan Kepatuhan Berobat pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Wori Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal KESMAS, 10(4), 112.

Ayu et al. (2023). Korelasi Tingkat Pengetahuan Terhadap Kemampuan Deteksi Dini Gejala Stroke Dengan Sikap Keluarga Terhadap Penanganan Pre Hospital. Bina Generasi : Jurnal Kesehatan, 14(2), 25–30. https://doi.org/10.35907/bgjk.v14i2.255

Bariya, K. (2016). konsep diri adversity uintent dan penyusaian diri pada remaja.

Budi, S., & Syahfitri, R. D. (2018). Hubungan Lama Waktu Menderita Stroke Dengan Tingkat Kemandirian Klien Dalam Melakukan Aktivitas Pemenuhan Kebutuhan Sehari-Hari. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 1(2), 58. https://doi.org/10.32524/jksp.v1i2.382

Dewi Ratih, & Prabawati, D. (2022). Hubungan Self-awareness Pola Makan terhadap Kejadian Prediabetes di wilayah Kerja Puskesmas Johar Baru. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(4), 374–379. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i4.2240

Dr.Made kariasa et.al. (2022). serangan stroke berulang. pT.Nasya Expanding Managemen.

Dwilaksono, D., Fau, T. E., Siahaan, S. E., Siahaan, C. S. P. B., Karo, K. S. P. B., & Nababan, T. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Stroke Iskemik pada Penderita Rawat Inap. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 449–458. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1433

Ekawati, F. A., Carolina, Y., Sampe, S. A., & Ganut, S. F. (2021). The Efektivitas Perilaku Cerdik dan Patuh untuk Mencegah Stroke Berulang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 118–126. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.530

Febryani, D., Rosalina S, E., & Susilo, W. H. (2021). Hubungan Antara Pengetahuan, Usia, Tingkat Pendidikan Dan Pendapatan Kepala Keluarga Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Tatanan Rumah Tangga Di Kecamatan Kalideres Jakarta Barat. Carolus Journal of Nursing, 3(2), 170–180. https://doi.org/10.37480/cjon.v3i2.74

Fluerentin, E. (2012). Latihan Kesadaran Diri (Self Awareness) dan Kaitannya Dengan Penumbuhan Karakter. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 1(1), 9–18. https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/jrnspirasi/article/view/472

Henny syapitri, amila, juneris aritonang. (2021). metodelogi penelitian kesehatan (aurora hawa nadana (ed.)). ahlimedia pres.

Kariana, D. made. (2022). antisipasi serangan stroke berulang. PT. nasya expanding managemen.

Lola, D. (2020). Hubungan hipertensi dengan kejadian stroke berulang pada penderita pasca stroke. Jurnal Kesehatan MIDWINERSLION, 5(1), 125–131.

Miming. (2023). kardiovaskuler. cv. adanu abimata.

Muhrini, A., Ika, S., Sihombing, Y., & Hamra, Y. (2012). dengan Kejadian Stroke. 24–30.

Nafakhna, F. F., Setiawan, M., & Hasanah, A. (2024). Hubungan Kesadaran Diri ( Self Awareness ) Pasien Terhadap Kualitas Hidup Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis. 5(2), 106–115.

Nopia, D., & Huzaifah, Z. (2020). Hubungan Antara Klasifikasi Stroke Dengan Gangguan Fungsi Kognitif Pada Pasien Stroke. Journal of Nursing Invention E-ISSN 2828-481X, 1(1), 16–22. https://doi.org/10.33859/jni.v1i1.11

Ns.ida zuhroidah et al. (2024). buku ajar komunikasi terapeutik. PT. sonpedia publising indonesia.

Punjastuti et al. (2020). Pengaruh Slow Stroke Back Massage Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia dengan Hipertensi : Literature Review. Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM), 11(2), 167–175. https://www.jurnalmadanimedika.ac.id/JMM/article/view/120

Rachman, T. (2018). Analisis Kepuasan terhadap Pelayanan Kefarmasian bagi Pasien Diabetes Millitus Tipe 2 Anggota Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Pueskesmas Bringin. Thesis, 10–27.

Rizaldy et al. (2016). awas stroke. Betha Grafika Yogyakart.

Sapang, F. A. E. R., Ganut, F., Hattu, S., & Sheryn. (2023). Hubungan Self Awareness dan Cek Rutin Tekanan Darah Penderita Hipertensi dengan Kejadian Stroke. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 6(1), 13–19. https://doi.org/10.52774/jkfn.v6i1.111

Sari, L. M., Yuliano, A., & Almudriki, A. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Terhadap Kemampuan Deteksi Dini Serangan Stroke Iskemik Akut Pada Penanganan Pre Hopsital. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 6(1), 74–80. https://doi.org/10.33653/jkp.v6i1.241

Sari, Y. P. (2022). Pengaruh Discharge Planning Terhadap Kesiapan Pasien Stroke Menghadapi Pemulangan di Ruangan Rawat Inap Neurologi. REAL in Nursing Journal, 5(2), 119. https://doi.org/10.32883/rnj.v5i2.1952

Sutejo, P. M., Hasanah, U., Dewi, N. R., Dharma, A. K., & Metro, W. (2023). Penerapan Rom Spherical Grip Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pada Pasien Stroke Di Ruang Syaraf Rsud Jend. Ahmad Yani Metro. Jurnal Cendikia Muda, 3(4), 521–528. https://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/500/333

Utama et al. (2022). Karakteristik Kualitas Hidup Pasien Stroke. Jurnal Kesehatan Lentera ‘Aisyiyah, 5(1), 539–550.

WHO. (2021). penyakit kardio vaskuler.

Yardes, N., Riyanti, E., & Sudrajat, A. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kemampuan Klien Stroke Dalam Pencegahan Stroke Berulang. 7(1), 81–92.

Zaffarsyah, M. I., Permana, H., Yanis, A., Nurhayati, N., & Mulyana, R. (2024). Gambaran Fungsi Kognitif pada Pasien Pasca Stroke di Poliklinik RS Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi Tahun 2022. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 5(1), 62–68. https://doi.org/10.25077/jikesi.v5i1.1154

Downloads

Published

2026-01-31