PENGARUH TERAPI KOMBINASI SWEDISH MASSAGE DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP DISMENORE PADA MAHASISWI PRODI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN KAMPUS MAGELANG
DOI:
https://doi.org/10.35568/bimtas.v9i1.6923Keywords:
dismenore, Swedish massage, Kompres hangat, Terapi nonfarmakologiAbstract
Dismenore merupakan gangguan nyeri saat menstruasi yang umum dialami wanita usia produktif, termasuk mahasiswi, dan dapat mengganggu aktivitas harian serta menurunkan kualitas hidup. Terapi nonfarmakologis seperti Swedish massage dan kompres hangat terbukti mampu mengurangi nyeri menstruasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kombinasi Swedish massage dan kompres hangat terhadap penurunan nyeri dismenore pada mahasiswi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest-posttest with control group. Sebanyak 76 responden dibagi secara purposive ke dalam dua kelompok: intervensi dan kontrol. Intervensi diberikan pada hari pertama dan kedua menstruasi. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian terapi kombinasi. Sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p-value = 1,000). Uji Mann-Whitney juga menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok pada posttest (p-value = 0,000).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



