LITERATURE REVIEW: KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

Authors

  • Dedeh Kurniasih Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Jalan Tamansari Km.2,5 Kota Tasikmalaya, Indonesia
  • Winda Windiyani Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Jalan Tamansari Km.2,5 Kota Tasikmalaya, Indonesia
  • Tatu Septiani Nurhikmah Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya Jalan Tamansari Km.2,5 Kota Tasikmalaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35568/bimtas.v8i2.6279

Keywords:

Anemia, Kepatuhan, Remaja Putri, Tablet Tambah Darah

Abstract

Permasalahan gizi di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Masalah kekurangan gizi mikro seperti anemia adalah salah satu dari beberapa masalah yang terjadi di Indonesia. Remaja putri pada masa pubertas sangat berisiko mengalami anemia gizi besi. Penyebabnya adalah banyaknya zat besi yang hilang selama proses menstruasi. Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal. Status anemia pada remaja diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pengetahuan gizi serta kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Tablet tambah darah adalah upaya pemerintah untuk menurunkan kejadian anemia pada remaja putri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode penelusuran artikel jurnal / literature review dengan menggunakan kata kunci sesuai topik. Pencarian studi yang digunakan menggunakan system search engine Google Scholar dan PubMed dari tahun 2019-2023. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi suplemen tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri.

Downloads

Published

2024-11-30

How to Cite

LITERATURE REVIEW: KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI. (2024). Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, 8(2), 30-42. https://doi.org/10.35568/bimtas.v8i2.6279