Penerapan Kompres Hangat Dalam Menurunkan Hipertermia pada Bayi K Usia 1 Tahun Yang Mengalami Kejang Demam Di Ruang Mitra Batik 5 RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

Authors

  • Seli Damayanti Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Sri Mulyanti Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Zainal Muttaqin Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7434

Keywords:

Bayi, Kejang Demam, Kompres Hangat.

Abstract

Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang paling sering 
dijumpai pada anak-anak, terutama pada usia 3 bulan hingga 5 tahun. 
Dalam kondisi berat, kejang demam dapat membahayakan, berisiko 
menyebabkan epilepsi, bahkan kematian mendadak. Salah satu 
tindakan awal yang dapat dilakukan untuk menurunkan demam dan 
mencegah kejang adalah pemberian kompres hangat. Kompres hangat 
diketahui efektif dalam menurunkan suhu tubuh dan memberikan rasa 
nyaman serta relaksasi pada anak. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah 
untuk menganalisis perubahan suhu tubuh sebelum dan sesudah 
dilakukan kompres hangat pada bayi usia 1 tahun yang mengalami 
kejang demam di Ruang Mitra Batik 5 RSUD Dr. Soekardjo Kota 
Tasikmalaya, dengan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan. 
Metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan teknik 
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, 
dan pemeriksaan penunjang. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa 
pasien mengalami demam dengan suhu tubuh awal 38,5 °C. Setelah 
dilakukan intervensi berupa kompres hangat selama tiga hari berturut- 
turut, suhu tubuh menurun secara bertahap hingga mencapai 36,5 °C. 
Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa kompres hangat terbukti efektif 
dalam menurunkan suhu tubuh pada anak yang mengalami kejang 
demam. Saran operasional yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan 
maupun keluarga di rumah adalah melakukan kompres hangat pada 
area lipatan tubuh seperti ketiak, dan dahi selama 15-20 menit, 2–3 kali 
sehari, sambil terus memantau suhu tubuh anak secara berkala. 
Intervensi ini diharapkan menjadi alternatif penanganan awal 
hipertermia yang aman, mudah, dan efektif. 

Downloads

Published

2026-02-28