Penerapan Terapi Psiokoreligius Dzikir Terhadap Peningkatan Kemampuan Mengontrol Halusinasi  Pada TN . J Di Ruang Merak  Rumah Sakit Jiwa  Provinsi Jawa Barat

Authors

  • Apip Ripki Permana Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Saryomo Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Ubad Badrudin Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7433

Keywords:

Skizopreninia, Halusinasi, Terapi Dzikir

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan 
adanya gangguan dalam proses pemikiran yang kemudian mempengaruhiperilaku seseorang. Pada orang dengan skizofrenia, 
halusinasi merupakan salah satu contoh gejala psikotik positif, namun 
halusinasi pendengaran dan penglihatan merupakan jenis halusinasi 
yang paling sering terjadi. Terapi psikoreligius merupakan terapi non 
farmakologi yang membantu meringankan gejala halusinasi pada pasien dengan menekankan pada aktivitas keagamaan sesuai dengan keyakinan dan kebutuhan pasien. Penatalaksanaan intervensi terapi psikoreligius yang diberikan meliputi pemberian terapi zikir dengan bacaan dzikir: Astaghfirullah, Subhanallah, Alhamdulillah, dan La ilaha illallah. Tujuan: untuk melaksanakan asuhan keperawatan secara komprehensif pada Tn. J dengan masalah halusinasi pendengaran dan penglihatan bersamaan dengan penerapan terapi psikoreligius dzikir. Hasil: Setelah diberikan intervensi bersamaan dengan terapi dzikir selama 4 kali pertemuan dalam 3x1 hari selama 10 menit didapatkan TN. J mengatakan frekuensi halusinasi menurun dan terlihat lebih tenang. Kesimpulan: Terapi psikoreligius dzikir berpengaruh menurunkan tanda gejala halusinasi pendengaran dan penglihatan. Saran: Diharapkan terapi ini dapat digunakan untuk membantu mengontrol pasien skizofrenia dengan gejala halusinasi pendengaran dan penglihatan.

Downloads

Published

2026-02-28