Penerapan Kompres Aloevera Pada Anak  Terhadap Penurunan Suhu Tubuh AN.M Dengan Demam Typhoid Di Ruang Melati5 RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

Authors

  • Ervi Nur Apriani Dewi Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Asep Setiawan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Zainal Muttaqin Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7423

Keywords:

Demam Typhoid, Kompres Aloevera

Abstract

Demam typhoid adalah salah satu penyakit infeksi sistemik yang bersifat 
akut, yang disebakan oleh bakteri Salmonella thypi, dengan tanda gejala 
demam lebih dari satu minggu, menggigil, sakit kepala atau pusing, dan terdapat gangguan pada saluran cerna. Terapi kompres aloevera merupakan salah satu metode fisik untuk menurunkan suhu tubuh anak 
yang mengalami demam. Penerapan terapi kompres aloevera diharapkan 
dapat memberikan rasa nyaman dan menurukan panas. Tujuan studi 
kasus ini yaitu untuk melaksanakan proses keperawatan, menerapakan 
evidence basd practice aloevera dan menganalisis Evidence Based Practic 
Aloevera untuk mengatasi demam pada An.M dengan demam typhoid. 
Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian ini adalah satu pasien Demam Typhoid di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya. Dari hasil 
pengkajian didapatkan data Ibu pasien (Ny.Y) mengatakan An.M demam 
sudah 3 hari, mengeluh mual dan tidak nafsu makan karena mulutnya 
terasa pahit, An.M tampak pucat dan lemas, kulit dan akral An.M teraba 
hangat. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vitalnya didapatkan 
bahwa N: 103x/m, R: 25x/m, dan adanya kenaikan suhu yaitu 38,8 ºC. 
Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu Hipertermia dan Defisit Nutrisi, 
untuk masalah Hipertermia(D.0130) diberikan intervensi Manajemen 
Hipertermia (I. 15506) dan untuk masalah Defsit Nutrisi (D.0019) 
diberikan intervensi Manajemen Nutrisi (I.03119). Hasil implementasi 
tanggal 06 Oktober 2024 pemberian kompres alovera selama 2 hari 
dengan frekuensi 2x sehari yaitu pada pagi dan sore hari, dilakukan 
dengan durasi 15-20 menit pada dahi, didapatkan hasil bahwa 
hipertermia teratasi ditandai dengan suhu tubuh membaik, suhu tubuh 
awal 38,8°C setelah dilakukan kompres aloevera selama 3 hari suhu tubuh 
An.M menjadi 36,9 °C, suhu kulit membaik , warna kulit membaik, pucat 
menurun. Defisit nutrisi teratasi dengan porsi makan yang dihabiskan 
meningkat, nafsu makan meningkat, keluhan mual menurun, perassan 
asam/pahit dimulut menurun, membran mukosa membaik. Simpulan dan 
saran : kompres aloevera terbukti efektif untuk menurunkan suhu tubuh 
pada anak dengan demam typhoid. Dan diharapkan pada pelayanan 
kesehatan dapat memberikan edukasi kepada orang tua pasien dalam penerapan kompres alovera.

Downloads

Published

2026-02-28