Penerapan Deep Back Massage Pada Ibu Bersalin Kala 1 Fase Laten Dalam Mengurangi Nyeri Di Ruang VK RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7422Keywords:
Deep Back Masase, Nyeri Melahirkan, Fase 1 laten.Abstract
Masalah yang sering timbul saat proses persalinan ada rasa nyeri, akibat
dari rasa nyeri tersebut akan menimbulkan rasa tidak nyaman saat bersalin baik pada ibu atau janin. Penanganan nyeri menggunakan managemen nyeri yang bisa diberikan adalah farmakologi atau non- farmakologi. Terapi non-farmakologi salah satunya adalah teknik deep back masase.Tujuan Karya tulis ilmiah ini mampu melakukan proses keperawatan, penerapan dan analisis teknik deep back pada ibu bersalin kala 1 fase laten. Hasil didapatkan pada asuhan keperawatan tahap pengkajian data subyektif pasien mengeluh nyeri dan mules, data obyektif ekspresi wajah meringis, berteriak saat terjadi his, skala nyeri 8 (0-10), gelisah, uterus teraba membulat, tampak tegang, khawatir berlebihan, ketuban sudah pecah pada tanggal 23 Desember 2024, sehingga muncul diagnose keperawatan nyeri melahirkan, ansietas, resiko infeksi dan resiko cedera janin. Rencana keperawatan untuk masalah keperawatan intercvensi utama yaitu managemen nyeri dengan terapi deep back massage dan intervensi tambahanreduksi ansietas, pencegahan infeksi dan pemantauan DJJ. Implentasi dilakukan disesuaikan dengan rencana yg telah disusun, evaluasi didaptkan selama 1 hari dengan tingkat nyeri dari skala 8 turun menjadi skala 7 . Penerapan Terapi deep back dilakukan selama 1 hari yg sebelum dan sesudah di ukur skala nyeri dengan NRS. Analisis didapatkan bahwa deep massage dapat menurunkan nyeri persalinan kala 1 fase laten. Kesimpulan terapi deep back massage efektif dalam menurunkan nyeri ibu bersalin kala 1 laten, dibuktikan dengan penurunan skala nyeri dari 8 menjadi skala 7. Saran dalam pemberian terapi ini bisa dijadikan sebagai salah satu managemen nyeri pada ibu bersalin.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








