Penerapan Terapi Jus Tomat Untuk Mengurangi Tekanan Darah Pada Ny. A Dengan Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7417Keywords:
Hipertensi, Jus Tomat, Penurunan Tekanan DarahAbstract
Hipertensi merupakan salah satu permasalahan kesehatan
global yang masih cukup signifikan, dengan prevalensi mencapai
sekitar 22% dari total populasi dunia Di wilayah Asia Tenggara,
angka kejadian hipertensi bahkan lebih tinggi, yaitu sebesar 36%.
Berdasarkan pedoman yang dikeluarkan oleh American College of
Cardiology dan American Heart Association pada tahun 2017,
tekanan darah sistolik antara 130–139 mmHg dan diastolik antara
80–89 mmHg dikategorikan sebagai hipertensi stadium I.
Sementara itu, tekanan darah dengan nilai sistolik≥140 mmHg
dan/atau diastolik ≥90 mmHg diklasifikasikan sebagai hipertensi
stadium II. Tujuan karya ilmiah akhir ners ini untuk memberikan
asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan intervensi
pemberian jus tomat. Metode yang digunakan deskriptif dengan
pendekatan studi kasus. Subjek studi kasus ini adalah pasien
dengan hipertensi. Hasil pengkajian Keluarga klien kurang
mengetahui tentang masalah kesehatan secara menyeluruh,
tetapi mereka mengetahui sebagian mengenai gejala yang di
derita oleh Ny.A. Rencana keperawatan disusun mengacu kepada
tujuan dan kriteria pemeliharaan Kesehatan menngkat dengan
intervensi utama edukasi kesehatan. Implementasi yang
dilakukan adalah pemeberian jus tomat selama 3 hari berturut-
turut. Evaluasi menunjukkan pemahaman yang baik mengenai
upaya penurunan tekanan darah melalui konsumsi jus tomat, Hal
tersebut dapat dilihat dari hasil pengukuran tekanan darah
terakhir yang menunjukkan penurunan menjadi 130/90 mmHg.
Dapat disimpulkan bahwa intervensi berupa pemberian jus tomat
selama tiga hari mampu menurunkan tekanan darah secara
signifikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








