Penerapan Posisi Semi Fowler Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Tn. A Dengan Tuberculosis Paru Di Ruang Aster RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

Authors

  • Acep Zamzam Hidayat Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Yuyun Solihatin Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Ubad Badrudin Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7416

Keywords:

Saturasi Oksigen, Semifowler, Tuberkulosis

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular yang 
disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat 
menyebabkan penyakit serius. intervensi keperawatan yaitu manajemen 
jalan nafas dengan menerapkan ebp posisi semi fowler yang dilakukan 
selama 3 hari berturut turut di peroleh hasil terdapat perbaikan status 
pernafasan dan di tandai oleh sesak berkurang frekuensi dalam batas 
normal spo2 meningkat pada pasien tuberculosis paru di Ruang Aster 
RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Tujuan studi kasus ini mampu 
melaksanakan proses keperawatan pada pasien tb paru dengan 
menerapkan ebp practice posisi semi fowler. Metode dalam penyusunan 
studi kasus ini adalah deskriptif. Hasil studi kasus ini berdasarkan proses 
pengkajian di peroleh data pasien mengeluh sesak ,batuk, terdapat 
dahak sehingga diagnosa utama yang di tegakan yaitu bersihan jalan 
nafas tidak efektif. Hasil dari penerapan posisi semifowler dilakukan 
selama 3 hari dilakukan ketika pasien sesak dengan mengatur posisi 
pasien 30 sampai 45 derajat, dan pasien berada dalam posisi setengah 
duduk. Hasil dilakukan penerapan posisi semi fowler dan hasil pengkajian 
data diperoleh data pasien ada peningkatan saturasi oksigen. Hasil 
evaluasi menunjukan peningkatan signifikan setelah penerapan 
intervensi tersebut sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik penerapan 
posisi semi fowler efektif untuk meningkatkan saturasi oksien dari 93% ke 
99% sehingga di sarankan bisa dilakukan pada pasien Tuberculosis Paru 
untuk memperbaiki saturasi oksigen. 

Downloads

Published

2025-11-21