Penerapan Posisi Semi Fowler Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Tn. A Dengan Tuberculosis Paru Di Ruang Aster RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

Authors

  • Safira Fitriyah Risyana Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Ida Rosidawati Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Ubad Badrudin Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7414

Keywords:

Saturasi Oksigen, Semifowler, Tuberkulosis

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular yang 
disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang 
dapat menyebabkan penyakit serius. intervensi keperawatan yaitu 
manajemen jalan nafas dengan menerapkan ebp posisi semi fowler 
yang dilakukan selama 3 hari berturut turut di peroleh hasil terdapat 
perbaikan status pernafasan dan di tandai oleh sesak berkurang 
frekuensi dalam batas normal spo2 meningkat pada pasien 
tuberculosis paru di Ruang Aster RSUD dr. Soekardjo Kota 
Tasikmalaya. Tujuan studi kasus ini mampu melaksanakan proses 
keperawatan pada pasien tb paru dengan menerapkan ebp practice 
posisi semi fowler. Metode dalam penyusunan studi kasus ini adalah 
deskriptif. Hasil studi kasus ini berdasarkan proses pengkajian di 
peroleh data pasien mengeluh sesak ,batuk, terdapat dahak sehingga 
diagnosa utama yang di tegakan yaitu bersihan jalan nafas tidak 
efektif. Hasil dari penerapan posisi semifowler dilakukan selama 3 
hari dilakukan ketika pasien sesak dengan mengatur posisi pasien 30 
sampai 45 derajat, dan pasien berada dalam posisi setengah duduk. 
Hasil dilakukan penerapan posisi semi fowler dan hasil pengkajian 
data diperoleh data pasien ada peningkatan saturasi oksigen. Hasil 
evaluasi menunjukan peningkatan signifikan setelah penerapan 
intervensi tersebut sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik 
penerapan posisi semi fowler efektif untuk meningkatkan saturasi 
oksien dari 93% ke 99% sehingga di sarankan bisa dilakukan pada 
pasien Tuberculosis Paru untuk memperbaiki saturasi oksigen.

Downloads

Published

2026-02-28