Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Diagnosa Pneumonia Di Ruang IGD RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7412Keywords:
Bersihan jalan napas tidak efektif, Latihan batuk efektif, Pneumonia,Abstract
Pneumonia merupakan infeksi paru paru yang menyebabkan peradangan
dan meningkatkan produksi sputum dalam saluran napas, sehingga dapat
menyumbat jalan napas dan mengganggu pernapasan. Sehingga
menimbulkan batuk dan sesak napas. Penyakit pneumonia disebabkan
karena adanya bakteri, jamur dan virus. Persebaran pneumonia banyak
disebabkan karena bakteri. Salah satu intervensi dalam upaya untuk
mengeluarkan dahak adalah dengan latihan batuk efektif secara mandiri.
Batuk efektif adalah suatu latihan batuk dimana bertujuan untuk
mengeluarkan dahak yang tertahan di jalan napas pasien, yang dilakukan
secara benar akan membantu mengeluarkan dahak secara maksimal.
Tujuan karya ilmiah akhir ners ini untuk memberikan asuhan keperawatan
pada pasien pneumonia dengan intervensi teknik latihan batuk efetif.
Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 1
responden. Penulis melakukan penerapan Latihan batuk efektif ini 1 hari
selama 1-2 menit. Hasil Penelitian setelah pemberian intervensi
didapatkan respon klien batuk efektif meningkat, produksi sputum
menurun dengan frekuensi nafas klien sebelum diberikan Latihan batuk
efektif 30x/menit dan setelah diberikan intervensi menurun menjadi
28x/menit dan sputum keluar <2cc. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
asuhan keperawatan yang diberikan terlaksana, ditunjukkan dengan
perbaikan frekuensi napas dan pola napas pasien setelah dilakukan
intervensi teknik Latihan batuk efektif yang ditandai dengan perubahan
frekuensi napas membaik. Disarankan pada tenaga kesehatan Latihan
batuk efektif ini dijadikan salah satu intervensi non farmakologis dalam
asuhan keperawatan pasien dengan pneumonia dengan bersihan jalan
napas tidak efektif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








