Penerapan Relaksasi Benson Untuk Mengurangi Nyeri Pada Pasien Cedera Kepala Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7403Keywords:
Cedera Kepala, Nyeri, Terapi relaksasi bensonAbstract
Trauma kepala merupakan penyebab kematian paling umum
dari kematian akibat trauma di seluruh dunia. Penentuan
diagnosis dini sangat penting dalam menentukan strategi
penatalaksanaan yang tepat pada pasien trauma kepala. Prediksi
outcome pasien dengan trauma kepala selama pengelolaan awal
di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan pondasi awal
dalam prognosis. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis
evidence base practice terapi relaksasi benson mengurangi nyeri
Pada Tn H dengan Cedera kepala di Ruang IGD RSUD Dr
Soekardji Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan
merupakan studi kasus dengan pendekatan proses asuhan
keperawatan. Hasil pengkajian didapatkan pasien mengeluh nyeri
kepala dan leher menyebar ke tangan serta pusing, nyeri
dirasakan seperti ditusuk-tusuk dan berputar, skala nyeri 6, nyeri
dirasakan terus menerus. TD 130/100 mmHg, nadi 121 x/menit,
R 22 x/menit, S 36,4 C, SPO2 98%. Diagnosa keperawatan
utama nyeri akut. Perencanaan adalah manajemen nyeri dengan
fokus tindakan terapi relaksasi benson sebanyak sebanyak 2 kali
selama kurang lebih 15-20 menit. Implementasi dilakukan sesuai
SPO. Evaluasi setelah dilakukan terapi relaksasi benson skala
nyeri menjadi 5 (0-10), meringis menurun, gelisah menurun,
skala nyeri menurun, frekuensi nadi membaik dan tekanan darah
membaik. Kesimpulannya terapi relaksasi benson efektif untuk
mengurangi nyeri pada pasien cedera kepala. Diharapkan terapi
relaksasi benson dapat dijadikan salah satu terapi non
farmakologi yang dapat mengurangi nyeri pada pasien dengan
cedera kepala.
Downloads
Published
Versions
- 2026-02-28 (2)
- 2025-11-21 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








