Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non-Hemoragik Dan Intervensi Head Up 300  DI Ruang IGD RSUD Dr. Soekardjo  Kota Tasikmalaya

Authors

  • Teja Rangga Sukmara Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Hana Ariyani Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Asep Muksin Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7397

Keywords:

Head up 30°, Saturasi oksigen, Stroke

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan jangka panjang di seluruh dunia. Stroke non-hemoragik, yang mencakup sekitar 87% dari seluruh kasus, sering kali disertai komplikasi gangguan sistem pernapasan, seperti penurunan saturasi oksigen. Kondisi ini dapat menyebabkan hipoksia, peningkatan tekanan intrakranial, dan memperburuk luaran klinis pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk meningkatkan oksigenasi adalah posisi head up 30°. Tujuan: Untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien stroke non-hemoragik dengan penerapan intervensi evidence-based practice berupa posisi head up 30° untuk meningkatkan saturasi oksigen di Ruang IGD RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek studi kasus ini adalah pasien stroke non-hemoragik dengan penurunan saturasi oksgien. Hasil: Pengkajian awal menunjukkan tingkat kesadaran GCS 9 (E4, V1, M4), frekuensi napas 27 kali/menit, dan saturasi oksigen 95%. Setelah penerapan intervensi posisi head up 30°, terjadi peningkatan saturasi oksigen secara bertahap dari 95% menjadi 98%. Selain itu, terpantau adanya perbaikan pada tanda-tanda vital lain seperti penurunan tekanan darah dan perbaikan frekuensi napas menjadi 25 kali/menit. Kesimpulan: Penerapan intervensi posisi head up 30° terbukti efektif sebagai tindakan nonfarmakologis untuk meningkatkan saturasi oksigen dan membantu menstabilkan kondisi fisiologis pada pasien stroke non-hemoragik dengan penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Saran: Intervensi ini direkomendasikan untuk menjadi bagian dari standar operasional prosedur dalam penanganan awal pasien stroke di unit gawat darurat untuk mengoptimalkan oksigenasi dan mencegah perburukan kondisi.

Downloads

Published

2026-02-28