Penerapan Pijat Oksitosin Untuk Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Di Ruang Melati 2A RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.35568/senal.v3i1.7355Keywords:
Pijat Oksitosin, Laktasi, ASIAbstract
Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang tidak optimal merupakan masalah umum pada ibu postpartum, terutama pada masa nifas awal. Kurangnya ASI dapat mempengaruhi pertumbuhan dan imunitas bayi. Tujuan karya ilmiah akhir ners ini mampu melaksanakan proses keperawatan pada ibu postpartum spontan, penerapan dan analisis pijat oksitosin pada Ny A. Metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan subjek 1 orang ibu postpartum spontan hari pertama. Hasil didapatkan pada proses keperawatan didapatkan data utama klien mengeluh nyeri, tidak nyaman pada area perineum dan payudara sehingga muncul diagnosa ketidaknyamanan pasca partum. Rencana keperawatan disusun tujuan dan kriteria serta intervensi yang mengacu kepada masalah yang muncul dan tambahannya pijat oksitosin, implementasi dilakukan berdasarkan rencana keperawatan yang telah disusun dan evaluasi dilakukan dengan mengacu pada tujuan dan kriteria yang telah disusun. Penerapan pijat oksitosin dilakukan 2 kali dalam sehari selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 5-10 menit. Analisis didapatkan adanya peningkatan produksi ASI ditandai dengan ASI memancar, suplai ASI meningkat. Kesimpulan bahwa proses keperawatan yang dilakukan tercapai dengan status menyusui tercapai ditandai dengan produksi ASI meningkat. Disarankan bagi ibu untuk melakukan pijat oksitosin yang dibantu oleh keluarga atas bimbingan dan arahan dari perawat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








