Mendukung Generasi Sehat Bebas Stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dengan Edukasi, Deteksi Dini Anak, dan Pemeriksaan Ibu Hamil di Kelurahan Karsamenak
Keywords:
Stunting; Edukasi; Pemeriksaan Ibu Hamil; Deteksi Dini; GENTINGAbstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia dengan
prevalensi 21,5% pada tahun 2023. Jawa Barat termasuk provinsi dengan
angka stunting tinggi, khususnya di wilayah Puskesmas Kawalu, Kota
Tasikmalaya yang mencapai 21,72%. Pencegahan perlu dilakukan sejak
masa kehamilan hingga usia dua tahun pertama anak (1000 HPK)
melalui intervensi gizi, pemeriksaan kesehatan, dan pola asuh yang
tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Gerakan Orang Tua
Asuh Cegah Stunting (GENTING)” dilaksanakan di 11 posyandu
Kelurahan Karsamenak dengan sasaran 209 baduta dan 26 ibu hamil.
Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan ibu hamil (status
gizi, tekanan darah, anemia), deteksi tumbuh kembang baduta (berat
badan, tinggi badan, IMT, z-score WHO), serta edukasi partisipatif
tentang ASI eksklusif, gizi seimbang, MP-ASI, dan pola asuh sehat. Hasil
kegiatan menunjukkan dari 86 ibu hamil yang diperiksa, 68 orang
(79,1%) memiliki status gizi normal, 12 orang (14,0%) anemia ringan, dan
6 orang (6,9%) gizi kurang. Dari 102 baduta yang diperiksa, 77 anak
(75,5%) normal, 18 anak (17,6%) gizi kurang, dan 7 anak (6,9%) berisiko
stunting. Edukasi yang diberikan mendapat respons positif dengan
meningkatnya kesadaran orang tua mengenai gizi dan pola asuh.
Program GENTING terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan
keluarga serta memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di
masyarakat.