Gerakan Pencegahan Stunting Dimulai Dari Ibu Hamil Melalui Metode Seminar Edukasi di Kelurahan  Karanganyar

Authors

  • Nita Yulianti Hardiantini Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Lunar Sani Hejira Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Sekar Ayu Dwi Natasya Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Dede Nendiana Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Ikrima Dinul Qoyyimah Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Peni Sopa Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Tri Setiawan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Reva Dewari Daniswara Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Agustiana Muhtar Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Dilla Aulia Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Sri Rahayu Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Keywords:

Stuntinng; Ibu Hamil; Edukasi.

Abstract

Stunting adalah masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan 
besar di Indonesia, termasuk di daerah Tasikmalaya. Masalah ini 
biasanya mulai terjadi sejak masa kehamilan akibat kurangnya asupan 
nutrisi, kekurangan darah, dan energi yang tidak cukup pada ibu hamil. 
Untuk mengurangi angka stunting, perlunya upaya pencegahan sejak 
dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman 
masyarakat tentang stunting melalui seminar edukasi kesehatan 
dengan pendekatan partisipatif. Seminar ini dilakukan secara interaktif 
yang melibatkan orang tua yang memiliki anak stunting dan ibu hamil, 
dilengkapi dengan diskusi serta berbagi pengalaman langsung. 
Kegiatan diadakan di Aula Puskesmas Karanganyar dengan melibatkan 
ratusan peserta dari berbagai posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan 
peningkatan pengetahuan peserta mengenai pentingnya asupan gizi 
sejak masa kehamilan, peran nutrisi pada seribu hari pertama 
kehidupan, cara mencegah anemia, dan bagaimana menyusun menu 
makanan bergizi seimbang. Peserta menunjukkan antusiasme yang 
tinggi dengan berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi, serta mengajukan 
berbagai pertanyaan terkait penggunaan tablet tambah darah, 
makanan bergizi yang terjangkau, dan strategi pemberian makanan 
pada anak stunting. Dari kegiatan ini adalah pendekatan edukasi 
kesehatan secara partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan 
pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting, 
sehingga diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan angka 
stunting di tingkat lokal. 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-09