PENGARUH MINUMAN JAHE MERAH TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKIF PADA PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUNGURSARI KOTA TASIKMALAYA 2017

Main Article Content

Melsa Sagita Imaniar

Abstract

Nyeri persalinan dapat merangsang pelepasan mediator kimiawi seperti katekolamin dan steroid dengan akibat vasokonstriksi pembuluh darah sehingga kontraksi uterus melemah. Terapi non farmakologis Jahe (ginger) sama efektifnya dengan asam mefenamat (mefenamic acid) dan ibuprofen untuk mengurangi nyeri. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menegetahui pengaruh minuman jahe merah terhadap perubahan skala nyeri persalinan kala I fase akif pada primipara di wilayah kerja Puskesmas Bungursari Kota Tasikmalaya 2017. Penelitian eksperimental menggunakan pre post tes with control group design, dengan jumlah responden pada masing-masing kelompok yaitu 16 responden. Hasil penelitian diperoleh skala nyeri persalinan pada kelompok intervensi setelah pemberian jahe merah sebagian besar mengalami neyri ringan yaitu sebnayak 11 orang (68,8%), sedangkan skala nyeri persalinan pada kelompok kontrol hasilnya terdapat masing-masing 8 orag responden (50%) yang mengalami nyeri ringan dan nyeri. untuk variabel sebelum dan setelah pemberian air putih pada kelompok kontrol dengan nilai p value< 0,05 yaitu 0,527. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima, jadi tidak terdapat pengaruh pemberian air putih terhadap perubahan skala nyeri persalinan pada ibu bersalin di Puskesmas Bungursari.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Imaniar, M. (2019). PENGARUH MINUMAN JAHE MERAH TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKIF PADA PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUNGURSARI KOTA TASIKMALAYA 2017. Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, 1(2), 1-6. Retrieved from http://journal.umtas.ac.id/index.php/bimtas/article/view/493
Section
Articles