EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD <p><strong><em>E-ISSN:&nbsp;2579-7190</em></strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong>EARLY CHILDHOOD</strong> is a scientific journal containing research results and community service related to Early Childhood, published by PG-PAUD, Faculty of Teacher Training and Education, Muhammadiyah University of Tasikmalaya. Published 2 times in 1 year in the field of Early Childhood Education.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> en-US <p>Copyright Notice<br>Early Childhood Journal is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:</p> <p>This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.<br>Privacy Statement</p> <p><a href="https://journal.umtas.ac.id/index.php/naturalistic/This%20work%20is%20licensed%20under%20a%20Creative%20Commons%20Attribution-NonCommercial-ShareAlike%204.0%20International%20License." target="_blank" rel="noopener"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License"></a><br>The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party. Early Childhood allows the author(s) to hold the copyright and to retain publishing rights without restrictions.</p> elfan.fanhas@umtas.ac.id (Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny) journal.earlychildhood@umtas.ac.id (Elfan Fanhas Fatwa Kh,) Fri, 31 May 2019 00:00:00 +0000 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 IMPLEMENTASI PROGRAM ANAK PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN MEMILAH SAMPAH http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/433 <p>Artikel ini merupakan artikel penelitian terkait penerapan <em>after school care</em> bagi anak sekolah dasar, salah satunya melalui implementasi program anak peduli lingkungan melalui kegiatan memilah sampah di SD Laboratorium Percontohan UPI. Tujuan penerapan program ini adalah untuk mengenalkan anak terkait permasalahan di lingkungan sekitar dan sebagai upaya menanamkan kepedulian anak terhadap lingkungan alam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dimana penulis bermaksud mendeskripsikan proses penerapan kegiatan memilah sampah yang telah dilaksanakan di SD Laboratorium Percontohan UPI. Adapun kesimpulan dalam artikel ini merujuk program anak peduli lingkungan sebagai salah satu alternatif pembelajaran bagi anak sekolah dasar yang bertujuan untuk menanamkan kepedulian anak terhadap kelestrarian lingkungan.</p> Euis Kurniati, Mirawati Mirawati, Rudiyanto Rudiyanto, Andhin Dyas Fitriani, Ira Rengganis, Risty Justicia ##submission.copyrightStatement## http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/433 Fri, 31 May 2019 15:00:26 +0000 IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KELUARGA DALAM UPAYA PENINGKATAN KARAKTER ANAK http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/437 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Saat ini terdapat peningkatan kasus anak berhadapan dengan hukum mencapai 1.434 kasus. Banyaknya kasus tersebut mengindikasikan gejala memudarnya karakter anak. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian ini antara lain: 1) Menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dalam menerapkan pendidikan keluarga sebagai upaya peningkatan karakter anak, dan 2) Menganalisis strategi implementasi pendidikan keluarga dalam upaya peningkatan karakter anak sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melalui wawancara dengan Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Kepala Sekolah sampel, dan Orangtua. Sampel penelitian ini adalah 5 TK di Kota Tangerang Selatan, di Provinsi Banten. Hasil dari penelitian ini antara lain: 1) faktor-faktor yang berpengaruh: a) karakteristik orangtua, b) lingkungan, c) media elektronik/teknologi, d) ekonomi, dan e) dukungan Pemda kabupaten/kota terhadap program pendidikan keluarga, dan 2) Strategi implementasi antara lain: a) pelibatan orangtua dalam kegiatan kokurikuler, ekstrakurikuler, dan kegiatan lain untuk pengembangan diri anak di sekolah, b) penerapan lingkungan kehidupan sosial dan proses pembelajaran yang lebih rohani, c) komunikasi aktif antar ekosistem pendidikan, dan d) pelibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya peningkatan karakter anak.</p> <p>Kata kunci: <strong>Pendidikan Keluarga, Karakter, Anak </strong></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>At present there is an increase in cases of children facing the law reaching 1,434 cases. The number of these cases indicates the symptoms of waning children's character. Based on these problems, the objectives of this study include: 1) Analyzing the factors that influence the implementation of family education as an effort to improve the character of children, and 2) Analyze the strategy of implementing family education in an effort to improve the character of children early. This study uses a quantitative and qualitative approach, through interviews with the South Tangerang City Education Office, sample School Principals, and Parents. The research sample was 5 kindergartens in South Tangerang City, in Banten Province. The results of this study include: 1) factors that influence: a) parental characteristics, b) environment, c) electronic / technology media, d) economy, and e) district / city government support for family education programs, and 2 ) Implementation strategies include: a) parental involvement in co-curricular, extracurricular activities, and other activities for children's self-development in school, b) application of a more spiritual social life and learning process, c) active communication between educational ecosystems, and d) involvement of all elements of the community in an effort to improve children's character.</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Family Education, Character, Children</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Novrian Satria Perdana ##submission.copyrightStatement## http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/437 Fri, 31 May 2019 00:00:00 +0000 KOMUNIKASI POSITIF SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN ANAK DARI KEKERASAN MELALUI KEGIATAN PARENTING DI MASYARAKAT KEL. CEMPAKA PUTIH KEC. CIPUTAT TIMUR TANGSEL PROVINSI BANTEN http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/432 <p>Tujuan program kemitraan masyarakat Komunikasi Positif Sebagai Upaya Perlindungan Anak Dari Kekerasan Melalui Kegiatan Parenting Di Masyarakat Kec. Cempaka Putih Kec. Ciputat Timur Tangsel adalah untuk untuk mengetahui gambaran hasil kegiatan pentingnya komunikasiorangtua dan anak.terbentuk kader/<em>the agent of change</em>&nbsp; yang terampil untuk menindaklanjuti apabila terjadi kekerasan dalam pengasuhan, agar terjadinya perubahan paradigma orangtua dalam pengasuhan anak tanpa kekerasan.&nbsp;</p> <p>Kegiatan program kemitraan masyarakat Komunikasi Positif Sebagai Upaya Perlindungan Anak Dari&nbsp; Kekerasan Melalui Kegiatan Parenting Di Kec. Cempaka Putih Kec. Ciputat Timur Tangsel dilakukan melalui proses pelatihan dengan metode partisipatif. Peserta pelatihan terdiri dari 150 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat dan warga sekitar. Tahapan kegiatan pelatihan yang disusun oleh tim (PKM) sebagai berikut: pertama, bersama mitra mendata potensi peserta dan melakukan pemetaan potensi peserta untuk keberlanjutan program. Kedua, menyiapkan modul pelatihan komunikasi positif dan perlindungan anak dari kekerasan melalui pengasuhan dan deteksi dini kekerasan terhadap anak, dan Standart Operational Prosedure menjadi <em>first aid</em> untuk kasus kekerasan terhadap anak di wilayahnya. Ketiga, konsultasi dengan mitra KPAI untuk isi materi. Keempat, pelaksanaan kegiatan pelatihan dan rencana tindak lanjut kegiatan. Kelima, evaluasi kegiatan dan membuat luaran dari pengabdian baik berupa artikel maupun modul.</p> <p><em>Keywords: komunikasi, pengasuhan positif, kekerasan anak, parenting</em></p> Susianty Selaras Ndari, Chandrawaty Chandrawaty, Kibitiah Kibitiah, Erik Wahyudin ##submission.copyrightStatement## http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/432 Fri, 31 May 2019 15:08:05 +0000 KETERAMPILAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MAHASISWA PGPAUD UNIVERSITAS NEGERI PADANG http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/440 <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Era Digital telah menggeser paradigma pembelajaran dari pola konvensional ke pola interaktif dan kreatif melalui pembelajaran berbasis Teknologi Komunikasi dan Komunikasi (TIK). Mata Kuliah TIK&nbsp; bagi mahasiswa Pendidikan Guru PAUD (PG-PAUD) di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang diujukan menghasilkan berbagai keterampilan yang dapat membantu menyukseskan pembelajaran anak di era digital.&nbsp; Beberapa keterampilan yang telah dirasakan manfaatnya bagi mahasiswa PG-PAUD adalah: 1) keterampilan menggambar dan mewarnai; 2) Menghasilkan karya kreatif; 3) Memanfaatkan media sosial yang produktif dan positif; 4) Pembelajaran online; 5) Keterampilan literasi media.6) Keterampilan menganalisis game permainan anak usia dini.</p> <p><strong>K</strong><strong>ata Kunci</strong><em>: </em><em>&nbsp;</em><strong><em>Teknologi Informasi dan Komunikasi, Anak Usia Dini, Digital</em></strong></p> Syahrul Ismet, Saridewi Saridewi ##submission.copyrightStatement## http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/440 Fri, 31 May 2019 15:10:06 +0000 PERAN ORANG TUA PADA KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/441 <p><strong>Abstrak </strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Perkembangan yang terjadi pada anak tidak lepas dari keterlibatan orang tua dalam mendidik anaknya. Keluarga merupakan lingkungan pertama yang dikenal oleh anak dan sangat berperan penting dalam perkembangan anak. Kemandirian pada seorang anak dapat terbentuk di dalam keluarga. Kemandirian pada anak dapat mempengaruhi perkembangan sosial emosionalnya. Kemandiran pada anak usia dini ditandai dengan kemampuan anak memilih sendiri, kreatif, inisiatif, mengatur tingkah laku, bertanggung jawab, mampu menahan diri, membuat keputusan sendiri, serta mampu mengatasi masalah tanpa ada pengaruh dari orang lain. Upaya mengembangkan kemandrian pada anak dengan memberikan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai aktivitas. Semakin banyak kesempatan yang diberikan pada anak maka anak akan semakin terampil mengembangkan <em>skill-</em>nya sehingga lebih percaya diri. Peran orang tua dalam mengembangkan kemandirian pada anak yaitu menciptakan suasana rumah yang aman untuk bertualang dan eksplorasi, menjadi pemandu bagi anak, melibatkan anak dalam berbagai aktivitas, hindari perintah dan ultimatum&nbsp; yang menekan anak, menunjukkan rasa cinta kepada anak. Orang tua harus memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan segala sesuatu dengan sendiri tanpa perlu merasa khawatir kepada anaknya dengan memberikan sikap positif kepada anak dengan seperti memuji dan mendukung usaha mandiri yang dilakukan oleh anak. Menumbuhkan kemandirian pada anak tidak mudah dan harus diajarkan sejak dini, sebab kemandirian pada anak akan berpengaruh terhadap kehidupan anak dimasa yang akan datang. Jadi, untuk menanamkan kemandirian kepada anak, orang tua atau orang dewasa lainnya perlu memfasilitasi anak untuk dapat mengembangkan kemandirian dengan memberikan kesempatan pada anak untuk bereksplorasi dan menemukan hal-hal yang baru.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong>peran orang tua, kemandirian anak usia dini</p> Desi Ranita Sari, Amelia Zainur Rasyidah ##submission.copyrightStatement## http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/441 Fri, 31 May 2019 00:00:00 +0000 MENANAMKAN SIKAP BERSAHAJA PADA ANAK USIA DINI DENGAN PEMBIASAAN MENABUNG http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/430 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pendidikan membangun karakter merupakan proses panjang yang harus dimulai sejak masa kelahiran anak walaupun baru dirasakan dampaknya setelah anak-anak tersebut tumbuh dewasa. Pendidikan karakter sejak dini merupakan pondasi awal dalam membentuk karakter di masa mendatang. Sikap bersahaja harus ditanamkan pada anak mulai sejak dini karena untuk memilah dan memilih antara apa yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan. Hidup bersahaja banyak memberi manfaat bagi kehidupan karena dapat memperteguh hati untuk selalu bersyukur atas apa yang Allah berikan dan hidup akan lebih berarti bagi sesama. Salah satu membiasakan anak usia dini bersahaja yaitu dengan cara menabung. Menabung berarti menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk disimpan dalam jangka waktu tertentu. tujuan orang-orang dalam menabung pada umumnya sangatlah berbeda-beda tapi intinya adalah untuk memenuhi ekspektasi atau harapan di masa depan. Dengan menggunakan metode kualitatif, maka penelitian yang berupa kata-kata dan gambar dalam pengumpulan data-data, data tersebut mengandung makna yakni makna yang sebenarnya atau suatu nilai yang baik. Menanamkan sikap bersahaja pada anak usia dini dengan cara pembiasaan menabung.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci : anak usia dini, sikap bersahaja, pembiasaan menabung</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p>Character building education is a long process that must be started from childbirth even when it is felt after the children grow up. Early character education is an early foundation for character building in the future. Simple attitudes should be instilled in children starting early because to sort and choose between what is needed and not needed. Simple life provides many benefits for life because it can strengthen the heart to always be grateful for what God gives and life will be more meaningful to others. One of the habitual early childhood that is by way of saving. Saving means setting aside some of the money held for a certain period of time. the purpose of the people in saving in general is very different but the point is to meet expectations or expectations in the future. By using qualitative methods, the research in the form of words and images in the collection of data, the data contains the meaning of the true meaning or a good value. Embedding a simple attitude in early childhood by way of saving habituation.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords: early childhood, modesty, saving habits</strong></p> <p>&nbsp;</p> Ghina Maslihah Muharrom, Gina Nursyayidah Mukaromah, Hendi Agus Dian, Neng Syifa Ulfiah, Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny ##submission.copyrightStatement## http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/430 Fri, 31 May 2019 15:15:25 +0000 MITIGASI BENCANA PADA ANAK USIA DINI http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/438 <p><em>Abstraksi</em></p> <p>&nbsp;</p> <p>Bencana yang sering terjadi di Indonesia memberikan dampak yang serius bagi semua kalangan masyarakat, khususnya pada anak usia dini. Salah satu cara untuk mengurangi dampak bencana adalah dengan melakukan mitigasi bencana. Berdasarkan penelitian sebelumnya, mitigasi bencana pada anak usia dini untuk anak PAUD belum pernah dilakukan. Padahal mitigasi bencana atau penanganan bencana perlu diberikan sejak dini. Oleh karena itu peneliti akan melakukan mitigasi bencana, salah satunya tsunami pada anak usia dini (PAUD) dengan cara memberikan kegiatan bermain yang terdiri dari peningkatan wawasan tentang pengertian, dampak, dan keterampilan mitigasi bencana, hingga anak PAUD dalam melakukan simulasi sederhana dengan tenang, tanpa ada kepanikan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah ditemukan, kegiatan bermain dapat menjadi salah satu cara untuk melakukan mitigasi bencana tsunami. Kegiatan bermain dengan tema bencana ini perlu dilakukan secara berkesimbungan agar proses evakuasi saat bencana dapat terekam lebih baik pada memori anak-anak dan hal yang terpenting adalah proses sosialisasi dan mitigasi bencana pun perlu dikuasi terlebih dahulu oleh guru.</p> <p>Kata kunci : mitigasi bencana, anak usia dini</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Disasters that often happened in Indonesia have a serious impact for all societies, especially in early childhood. One way to reduce the impact of disasters is to conduct disaster mitigation. Based on preceding research, disaster mitigation in early childhood had not been done. Whereas disaster mitigation or disaster management needed to be given early on. Therefore, researchers conducted disaster mitigation, for tsunami in early childhood education (PAUD) by providing playing activities focusing on increasing their insight on understanding about the disaster, knowing its impact and disaster mitigation skills. A simple simulation was done to the children of early childhood education calmly, without any panic.The results of research showed that playing activities could be one way to mitigate the tsunami disaster. The activities of disaster theme playing needed to be done continuously so that the evacuation process could be recorded well in children’s memory. The process of socialization and disaster mitigation were also needed to be mastered first by the teachers.</p> <p>Keyword&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Mitigation, Early Childhood</p> Rikha Surtika Dewi, nadhini hudha anggarasari ##submission.copyrightStatement## http://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/438 Fri, 31 May 2019 15:17:42 +0000